Menu
Pengakuan Baru: Perjanjian RI-Australia 1972 cacat hukum

Pengakuan Baru: Perjanjian RI-Austr…

Kupang-KoPi| Penulis Bu...

AKMIL Magelang manfaatkan lahan tidur untuk pertanian

AKMIL Magelang manfaatkan lahan tid…

Akademi Militer - Gubernu...

Gus Ipul berharap semua terbiasa baca shalawat

Gus Ipul berharap semua terbiasa ba…

  Surabaya-KoPi| Wa...

Perayaan Natal Keluarga Besar UAJY

Perayaan Natal Keluarga Besar UAJY

Sleman-KoPi| Universita...

Teliti isu multikultur dalam film Indonesia

Teliti isu multikultur dalam film I…

Bantul-KoPi| Sejarah pe...

Karwo Dorong Penerapan K3 Hingga Sektor UMKM

Karwo Dorong Penerapan K3 Hingga Se…

Surabaya-KoPi| Gubernur...

Susi Pudjiastuti diminta tegakkan kedaulatan Laut Timor

Susi Pudjiastuti diminta tegakkan k…

Kupang-KoPi|Pembela nel...

Kapolda DIY segera lakukan operasi pasar kontrol harga beras

Kapolda DIY segera lakukan operasi …

Sleman-KoPi|Kepala Pold...

Beberapa pejabat tinggi Polda DIY digeser

Beberapa pejabat tinggi Polda DIY d…

Sleman-KoPi|Polda DIY m...

Pengedar Sabu di Sleman berhasil ditangkap jajaran Polres Sleman

Pengedar Sabu di Sleman berhasil di…

Sleman-KoPi| Satuan res...

Prev Next

Sajak Daryanto Bender: Menjemput Kemerdekaan

Sajak Daryanto Bender:  Menjemput Kemerdekaan

Menjemput kemerdekaan.....
Ketika pagi hari masih terbungkus selimut dan terlelap dalam tidur apa itu sebuah kemerdekaan.
Ketika pagi hari masih belum tidur dari malam hari karena patuh pada perusahaan apa itu sebuah kemerdekaan.
Ketika pagi hari belum sarapan bahkan tak ada makanan untuk saat ini, nanti, dan besok lagi apa itu sebuah kemerdekaan.
Ketika dari siang hari sampai siang kembali masih begadang bergembira ria apa itu sebuah kemerdekaan........

Menjemput kemerdekaan......
Menjemput kepastian atau menjemput harapan
Kemerdekaan menjadi pertanyaan sekaligus rasa penasaran.

Kemerdekan itu apa merdeka atau kebebasan atau terlepas dari belenggu.
Kemerdekaan bisa menjadi waktu atau sekaligus menjadi tuju.........

Kemerdekaan bisa menjadi nyanyian.
Kemerdekaan bisa menjadi rintihan.
Kemerdekaan bisa menjadi tangisan.
Kemerdekaan bisa menjadi perdamaian.

Menjemput kemerdekaaan seperti menjemput matahari.
Ada kesegaran, kehangatan dan teriknya menjadi semangat dan ketika terbenam tetap menjadi keindahan.
Menjemput kemerdekaan seperti menemukan embun pagi.
Ada tetesan kebeningan...ada warna kejernihan, bening dan jernih menjadi keteduhan hati dan pikiran.
Menjemput kemerdekaan seperti kita ada dipuncak gunung.
Ada keluasan, ada keagungan dan kita bisa mempertemukan bumi serta langit menjadi pertemuan seorang ibu dengan seorang bapak.
Menjemput kemerdekaan seperti kita ditengah-tengah samudera ada keluasan tanpa batas namun masih belum menemukan daratan untuk berpijak......sekedar luas dan bebas namun kita tergantung pada  cuaca dan nahkoda.

Perjalanan dan pertemuan menjadi peristiwa untuk sama-sama menemukan kemerdekaan.
Kemerdekaan menjadi barang mahal karena butuh perjungan panjang dan pengorbanan yang tidak sedikit.
Pertaruhan nyawa....mayat-mayat tergeletak disepanjang jalan....kubangan darah menggenang dan tangisan masih terdengar sampai saat ini adalah untuk menuju kemerdekaan.
Keluarga terputus.....sanak sauadara tidak kembali karena ingin kemerdekaan.

Apa itu merdeka....apa hanya sekedar pekik yang diucapkan lebih 3 kali sebelum melakukan pidato tanpa tahu apa itu merdeka.
Merdeka apa hanya milikmu....apa hanya milik keluargamu...apa hanya milik kronimu.
Jangan kau sakiti kemerdekaan ketika kamu ingin merdeka diri sendiri.

Kemerdekaan perlu kita jemput.....
Kemerdekaan bukan hanya sampai dipintu gerbang.
Kemerdekaan bukan sekedar lagu kebangsaan dan lagu-lagu nasional
Kemerdekaan tidak hanya selesai dengan proklamasi.
Kemerdekaan bukan sekedar ribuan cahaya lilin dan parade doa.

Kemerdekaan, bendera berkibar sepenuh tiang sepanjang masa.
Kemerdekaan, keadilan hukum menjadi jaminan keamanan dan kenyamanan.
Kemerdekaan,  politik menjadi santun dan bervisi kebangsaan bukan sekedar perebutam kekuasaan.
Kemerdekaan, rakyat tidak mudah terprovokasi dan memprovokasi.
Kemerdekaan, keberagaman menjadi kebersaamaan.
Kemerdekaan, agama bukan lagi menjadi panglima namun agama memperkuat nurani dan norma.

Kemerdekaan milik kita semua
Bebas dari bentuk penindasan penguasaan bangsa asing.
Bebas menentukan nasibnya sendiri.
Menjadi bangsa yang berdaulat.

Kemerdekaan menjadi tanggung jawab kita semua.......
Dan kita sama-sama menjemput kemerdekaan.
Menjemput kemerdekaan adalah mau ikut turun tangan terlibat dan peduli dan bangsanya.
Menjemput kemerdekaan bersama-sama dengan semangat menyanyikan nyanyian merah putih
Dan menjemput kemerdekaan mau menambal lobang dan menjahit kembali                                            bernama Indonesia Raya.


Salam Daryanto Bender (Komunitas Negeri Symphony)

back to top