Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Puisi NS "(Di) suatu waktu"

Puisi NS "(Di) suatu waktu"

(Di) suatu waktu


Oleh: NS


aku ingin membagi teh hangat ini kepadamu

yang kuseduh di cangkir warna putih

dengan lukisan bunga merah jambu

tapi kamu tidak menengok

bukan sebab jarak

kita tahu bahwa jarak tidak akan pernah mampu melawan kerinduan

namun ini sebab kehilangan

sudah tidak ada sehampar hampa

kamu tidak akan pernah tahu kesakitanku

seperti malam ini ketika hatiku menjadi hujan

berderak-derak ke permukaan bumi

adalah irama kosong tanpa henti

Duh…

aku selalu tergetar jika jemariku menyentuhmu

tergenggam lirih oleh penyerahan utuh

memuja kasih sayangmu yang perawan

lalu teh telah dingin tak kurang setetes pun

mengingatkan bahwa sisa malam adalah rintihan

yang terkurung jeruji sunyi

namun aku tahu

harga cahaya hidupmu adalah hidupku

---

(Di) Surabaya, 2 Ramadhan 2016

back to top