Menu
Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ketat Dengan Terjunnya 29 Ekor Anjing Pelacak dan Body Scanner.

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ke…

Sleman-KoPi| Komandan sat...

Prev Next

Presiden Jokowi, mari kita rebut kembali Freeport

Presiden Jokowi, mari kita rebut kembali Freeport

Ada kabar baik bagi bangsa Indonesia, meskipun nilai rupiah di hari ini (18/11) melemah kembali menjadi Rp.13.800; per dolar AS. Kabar baik itu adalah tekad Presiden Jokowi untuk ngotot meminta PT. Freeport untuk mengikuti keinginan pemerintah melakukan perbaikan kontrak.

Saat ini cadangan emas yang dikelola PT. Freeport mencapai 16 juta kilogram. Sementara emas milik Indonesia sendiri yang disimpan BI hanya sejumlah 100.000 kilogram.

"Silakan saja kalau seandainya Freeport mau ngotot tidak mau penuhi permintaan presiden. Kalau itu dilakukan, kembalikan (kontrak karya)," kata Rizal Ramli di Jakarta, Rabu (18/11).

Bila itu benar bisa dilakukan pemerintah saat ini, tentu rakyat Indonesia akan sangat berterima kasih dengan pemerintahan Jokowi. Karena selama ini, selain Presiden Soekarno, belum ada Presiden Indonesia yang berniat melakukan itu.

Saat ini pemegang saham Freeport adalah Freeport-McMoRan Copper & Gold Inc. (AS) – 81,28%, Pemerintah Indonesia – 9,36%, PT. Indocopper Investama – 9,36%. Selebihnya Indonesia hanya mendapatkan pajak dari usaha tersebut. Setidaknya selama tahun 1992 hingga 2004 Freeport telah menyetor ke Indonesia sejumlah 1 miliar dolar AS. Meskipun jumlah itu dinilai lumayan besar, namun tentu tidak seberapa bila Indonesia mendapatkan jatah saham yang jauh lebih besar.

Tentu tuntutan itu bukan perkara yang mudah, mengingat PT. Freeport sudah terbiasa mendapatkan keuntungan yang sangat besar.

Pada masa Orde Lama, ketika John F Kennedy menjadi Presiden AS dan menjalin hubungan baik dengan Soekarno, orang-orang yang memilik kepentingan dengan tambang Freeport merasa gerah dan resisten terhadap kebijakan Kennedy yang berjanji tidak mengutik-utik tambang emas tersebut dan sekaligus akan memberikan pinjaman terhadap Indonesia.

Memang tidak ada yang mampu membuktikan -atau setidaknya berniat membuktikan apakah ada hubungan antara tewasnya Kennedy tertembak oleh seorang yang tidak dikenal ketika tengah berpawai dengan kebijakannya untuk Indonesia. Namun, jelasnya, setelah Presiden Kennedy tewas, semua perjanjian dengan Indonesia tiba-tiba batal. Beberapa tahun kemudian, tiba-tiba pula PKI memberontak di tahun 1965 dan disusul diterimanya kontrak Freeport di tahun 1967.

Di luar cerita itu semua, niat pemerintah yang ingin tegas dalam mensikapi PT. Freeport adalah kabar baik dan harus didukung sepenuhnya oleh rakyat Indonesia. Perbaikan kontrak karya atau putus kontrak dengan PT Freeport tentu kita harapkan akan meningkatkan kesejahteraan bangsa Indonesia, terutama masyarakat Papua yang selama ini justru terpinggirkan diantara kekayaan buminya.

Jadi, Presiden Jokowi, mari kita rebut kembali Freeport!

back to top