Menu
Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ketat Dengan Terjunnya 29 Ekor Anjing Pelacak dan Body Scanner.

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ke…

Sleman-KoPi| Komandan sat...

Prev Next

Politik dinasti menggurita

ilustrasi: colors-and-grays.blogspot.com ilustrasi: colors-and-grays.blogspot.com
Pada tahun 2013 saja, menurut Gamawan Fauzi ada 58 kasus politik dinasti baik pada tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Selain pada pemerintahan, politik dinasti pun menggurita di lingkungan parpol. Ayah, ibu, anak-anak, sampai keponakan menguasai struktur kekuasaan di dalam pemerintahan dan parpol. Apa dampak politik dinasti ini?

Politik dinasti merupakan praktik menguasai struktur kekuasaan berbasis pada ikatan darah atau keturunan untuk mewujudkan atau melindungi kepentingan garis keluarga. Oleh karena itu, posisi dan peranan di dalam organisasi selalu berdasar pada garis keturunan. Aktor  politik yang tidak memiliki garis keturunan, hanya akan menjadi pemain pinggiran, figuran, atau boneka. Pemain figuran biasanya cukup senang mendapatkan hanya 'recehan' peranan.

Organisasi politik, baik itu pemerintahan maupun parpol, jika telah terinfeksi politik dinasti akan mengalami pembusukan secara sistematis. Terutama pembusukan pada kualitas keorganisasian, kemampuan organisasi merealisasikan visi dan misi sangat buruk. Sebab para aktor politik dinasti dipilih bukan berdasar pada kualitas pengetahuan, keterampilan dan komitmen.

Demokrasi merupakan sistem, baik kelembagaan dan kebudayaan, yang melandaskan pada nilai inheren demokrasi seperti keterbukaan, rasionalitas dan komitmen mencapai prestasi. Oleh sebab itu demokrasi hanya bisa bekerja untuk mewujudkan kesejahteraan publik dan mencapai tujuan negara apabila para aktor politik mempraktikkan nilai inheren demokrasi.

Praktik politik dinasti menyebabkan kebijakan dirumuskan dan diimplementasikan secara tertutup, rentan kecurangan dan cenderung korup. Kasus politik dinasti di Banten oleh Ratu Atut telah menyebabkan kebijakan-kebijakan pembangunan buruk rupa. Rakyat tetap miskin, korupsi merajalela, dan birokrasi mengalami pembusukan kinerja.

Parpol-parpol pun tidak terbebas dari infeksi politik dinasti tersebut, baik pada tingkat pusat dan daerah. Bisa dibayangkan bagaimana kualitasnya?

Indonesia membutuhkan politik demokratis yang rasional, setara, terbuka, dan komitmen berprestasi untuk membangun kualitas demokrasi. Tanpa politik demokratis, sistem keorganisasian negara, pemerintahan, dan parpol akan menciptakan kemudharatan daripada kemaslahatan.

 

back to top