Menu
Mahasiswa UGM Inovasikan Produk Senyawa Atasi Limbah Tambang

Mahasiswa UGM Inovasikan Produk Sen…

Sleman-KoPi| Tim mahasisw...

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letusan Efusif Yang Aman.

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letu…

Jogja-KoPi| Kepala Balai ...

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di Proses Magmatisnya.

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di…

Jogja-KoPi| Balai Penyeli...

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS kepada Korban dan Dampak Terorisme di Jatim

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Emp…

Jatim-KoPi| Gubernur Jati...

Pemerintah Bangun Industri Digital untuk Kurangi Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah Bangun Industri Digital …

Sleman-KoPi| Pemerintah s...

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Pen...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Prev Next

Ada apa dengan Puan Maharani ?

Menteri Puan Maharani. Sumber foto: www.kemenkopmk.go.id Menteri Puan Maharani. Sumber foto: www.kemenkopmk.go.id

Menteri adalah pejabat publik yang membawa mandat kekuasaan dari rakyat melalui presiden. Jabatan tersebut, secara ideal, melekat tanggung jawab berat yang perlu pelaksanaan secara serius. Makna serius sudah jelas, tidak bermain-main seperti anak-anak sedang bermain bola bekel atau pasar-pasaran.

Serius adalah kombinasi antara komitmen, kepakaran, dan konsistensi pada prinsip pengabdian. Jika tidak serius, jangan meminta atau menerima posisi penting sebagaimana posisi jabatan menteri. Keseriusan politik demokrasi esensinya adalah bagaimana kombinasi komitmen, kepakaran dan konsistensi tersebut diorientasikan pada kepentingan publik.

Puan Maharani menduduki jabatan sebagai menteri koordinator pembangunan manusia dan kebudayaan. Jabatan tersebut mensyaratkan keseriusan karena harus menangani pembangunan manusia dan kebudayaan. Manusia dan kebudayaan merupakan fondasi dari perubahan dari suatu bangsa. Manusia merupakan aktor aktif dalam berbagai nadi kehidupan sosial ekonomi, sedangkan kebudayaan merupakan sistem pengetahuan yang mereproduksi tindakan. Jika manusia dan kebudayaan berkualitas rendah, jangan harap suatu bangsa menciptakan perubahan konstruktif.

Peran menteri pembangunan manusia dan kebudayaan, pada gilirannya, ada dua hal sekaligus. Pertama menyusun dan melaksanakan kebijakan bagi meningkatnya kualitas manusia serta kebudayaan. Kedua menteri bidang ini harus memperlihatkan kualitas sebagai manusia dengan kebudayaan cemerlang yang konstruktif. 

Pada peran yang kedua tersebut, Menteri Puan mendapatkan pertanyaan kritis dari masyarakat Indonesia. Masalah ini menjadi perbincangan para netizens ketika puteri dari Megawati Sukarno Puteri ini terlihat gagap dalam pidato peringatan ulang tahun PGRI ke-70 di Gelora Bung Karno. Teriakan hadiran pada peringatan tersebut dipersepsi sebagai reaksi terhadap kualitas manusia dan kebudayaan dari Puan Maharani.

Terlepas dari teriakan hadirin, para guru, seorang menteri perlu memperlihatkan keseriusan politik demokrasi. Artinya juga, harus bisa menawarkan wacana-wacana transformatif dan bukan menawarkan ego-ego yang tidak relevan bagi kepentingan publik. Nah, pada kejadian pidato di ulang tahun PGRI, sudahkah Menteri Puan terlihat serius? 

back to top