Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

Zulkifli melangkah ke Babak Tiga

Zulkifli melangkah ke Babak Tiga

Banjarmasin-KoPi| Pebulutangkis tunggal taruna putra besutan PB Djarum Kudus, Ramadhani M Zulkifli yang merupakan unggulan pertama tunggal taruna putra di ajang Djarum Sirkuit Nasional (Djarum Sirnas) Li Ning Kalimantan Selatan Open 2016 ini, berhasil melangkah ke babak tiga setelah di babak kedua pagi tadi, Selasa (23/2) ia mampu menaklukan lawannya wakil Victory Bogor, Ifaldi Nanda Kusuma dengan kemenangan telak dua game langsung 21-19 dan 21-12 dalam waktu 36 menit.


Pertandingan berjalan alot di game pertama. Meski Zulkifli tak pernah sekalipun tertinggal angka, Namun Ifaldi sempat menyamakan kedudukan16-16 di game pembuka tadi. Diakui pebulutangkis kelahiran Malang, 30 September 1998 itu, jika dirinya merasa bermain keliru di game pertama tersebut.

"Saya bermain keliru di game pertama. Bisa dibilang banyak ruginya, jadi kebanyakan nunggu bola dan pasif pemaiannya. Selain itu, tempo permaiannyapun datar, gak ada ngatur seperti kapan semestinya main cepat dan kapan main lambat, jadi biasa semuanya datar. Dari situ jadi ngerasa banyak di kontrol bolanya oleh lawan. Untungnya pada saat uggul 19-17 saya bisa ngandelin ketahan untuk menerima serangan lawan,"papar Zulkifli usai laga.

Di awal game kedua, Zulfkifli mampu merubah pola permainan dan tampil lebih meyakinkan. Ia mampu melesat unggul angka jauh 8-1 atas lawan, sebelum akhirnya mampu mengakhiri game kedua tersebut dengan 21-12 atas Ifaldi.

"Game kedua saya rubah pola permainannya. Bolanya jadi banyak saya atur seperti kapan semestinya main cepat, kapan main lambat, dan kapan mukul keras. Harusnya ngerubah pola permainan seperti itu dari game pertama tadi, tetapi mau ngerubah itu susah saja bawaannya,"jelasnya.

Di babak ketiga yang akan berlangsung besok, Rabu (24/2) Zulkifkli akan berjumpa dengan wakil PB Mutiara Cardinal Bandung, Airlangga Trisnoyuwono Putra yang sebelumnya memastikan tiket babak ketiga usai menundukan lawannya dibabak kedua, Irsyadul Ibad dari PB Hiqua Wimma Surabaya 21-18 21-16. "Besok ketemu Airlangga harus optimis, dan harus banyak belajar dari pertandingan tadi. Pokoknya lihat saja di lapangan besok,"sahutnya.

Di sisi lain, menjadi unggulan pertama untuk pertama kalinya bersaing di kelas taruna, Zulkifli tak meraa terbebani. "Jadi unggulan pertama gak beban sama sekali. Ya kalau layak jadi unggulan paling atas, kenapa harus beban. Justru saya lebih termotivasi lagi agar bisa mencapai target juara di turnmaen ini,"pungkas Zulkifli.

back to top