Menu
Inkubasi Tahap 1 Resmi Buka Gelaran Soprema 2018

Inkubasi Tahap 1 Resmi Buka Gelaran…

Jogja-KoPi| Kegiatan Inku...

Lestarikan Budaya Tradisional, UAJY Adakan Lomba Jemparingan

Lestarikan Budaya Tradisional, UAJY…

Jogja-KoPi| Universitas A...

Niagahoster Devcussion 2.0 Dorong ​Web-Professional Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Dorong ​…

Yogyakarta, 25 September ...

Lantik Heru Tjahjono, Pakde Karwo Ingatkan Dua Fungsi Sekda

Lantik Heru Tjahjono, Pakde Karwo I…

Surabaya-KoPi| Sesuai UU ...

Kepa BNPT Ajak Mahasiswa UGM Jauhi Paham Radikal

Kepa BNPT Ajak Mahasiswa UGM Jauhi …

 JogjaKoPi| Kepala B...

Bupati dan Walikota Harus Mengacu dengan Visi Misi Presiden

Bupati dan Walikota Harus Mengacu d…

Surabaya-KoPi| Bupati dan...

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis Soprema 2018 untuk Sociopreneur Muda dari 16 Provinsi Indonesia

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis S…

Jogja-KoPi| Rangkaian gel...

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi Bisa Dilatih

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi …

Jogja-KoPi| Pakar Manajem...

Raih Doktor Usai Meneliti Transformasi Budaya Organisasi Perguruan Tinggi

Raih Doktor Usai Meneliti Transform…

Jogja-KoPi| Transformasi ...

Prev Next

Zat-zat berbahaya pada kendaraan Anda

Zat-zat berbahaya pada kendaraan Anda

Yogyakarta-KoPi, Badan Lingkungan Hidup DIY mensosialisasikan tentang zat-zat yang berbahaya pada kendaraan bermotor yang disampaikan melalui selebaran yang dibagikan kepada pengguna kendaraan yang melakukan pengujian emisi kendaraan di halaman parkir air mancur Balaikota Yogyakarta (23/4).

Zaz-zat tersebut di antaranya sebagai berikut:

  1. Hidrokarbon (HC), bisa menyebabkan iritasi mata, batuk, rasa mengantuk, bercak kulit dan perubahan genetik. Zat tersebut mucul dari emisi kendaraan bensin dan solar akibat dari HC yang tidak terbakar dengan sempurna karena proses mesin yang kuran baik.
  2. Karbon Monoksida (C0), bisa mengurangi jumlah oksigen dalam darah, sehingga bisa menyebabkan gangguan berfikir, penurunan refleks, gangguan jantung bahkan bisa menyebabkan kematian jika masuk dalam tubuh dalam jumlah besar. Zat tersebut muncul dari emisi kendaraan bensin akibat dari kurangnya campuran udara dalam proses pembakaran mesin.
  3. Partikulat (PM10),bisa menimbulkan infeksi saluran pernapasan atas jantung dan bronkitis jika masuk ke dalam sampai sistem pernapasan sampai ke bagian paru-par terdalam. Zat tersebut muncul dari emisi kendaraan solar akibat dari kurang sempurnanya proses pemanfaatan solar.
  4. Debu Timbal (Pb), bisa meracuni sistem pembentukan darah merahh, sehingga pada orang dewasa mengakibatkan gangguan pembentukan sel darah merah, anemiam tekanan darah tinggi, mengurangi fungsi reproduksi dan ginjal, dan pada anak-anak mengakibatkan penurunan kemampuan otak dan mengurangi kecerdasan. zat ini muncul dari emisi kendaraan bensin akibat dari penggunaan bensin bertimbal.
  5. Oksida Belerang (SOx), bisa menimbulkan efek iritasi pada saluran pernapasan, sehingga menimbulkan gejala batuk sampai sesak nafas dan meningkatkan kasus asma. Zat ini muncul dari emisi kendaraan solar akibat dari solar yang banyak mengandung sulfur.
  6. Oksida Nitrogen (NOx), bisa menimbulkan gangguan jaringan paru, sehingga melemahkan sistem ketahanan paru, meningkatkan kasus asma dan menimbulkan infeksi saluran pernafasan. Zat ini muncul dari emisi kendaraan bensin dan solar akibat dari kurang sempurnanya pembakaran mesin.

 

"Perbaikilah segera emisi kendaraan anda, jangan sampai kita semua harus menggunakan masker!," pesan BLH DIY.

 

Reporter: Fahrurrazi

back to top