Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Zat-zat berbahaya pada kendaraan Anda

Zat-zat berbahaya pada kendaraan Anda

Yogyakarta-KoPi, Badan Lingkungan Hidup DIY mensosialisasikan tentang zat-zat yang berbahaya pada kendaraan bermotor yang disampaikan melalui selebaran yang dibagikan kepada pengguna kendaraan yang melakukan pengujian emisi kendaraan di halaman parkir air mancur Balaikota Yogyakarta (23/4).

Zaz-zat tersebut di antaranya sebagai berikut:

  1. Hidrokarbon (HC), bisa menyebabkan iritasi mata, batuk, rasa mengantuk, bercak kulit dan perubahan genetik. Zat tersebut mucul dari emisi kendaraan bensin dan solar akibat dari HC yang tidak terbakar dengan sempurna karena proses mesin yang kuran baik.
  2. Karbon Monoksida (C0), bisa mengurangi jumlah oksigen dalam darah, sehingga bisa menyebabkan gangguan berfikir, penurunan refleks, gangguan jantung bahkan bisa menyebabkan kematian jika masuk dalam tubuh dalam jumlah besar. Zat tersebut muncul dari emisi kendaraan bensin akibat dari kurangnya campuran udara dalam proses pembakaran mesin.
  3. Partikulat (PM10),bisa menimbulkan infeksi saluran pernapasan atas jantung dan bronkitis jika masuk ke dalam sampai sistem pernapasan sampai ke bagian paru-par terdalam. Zat tersebut muncul dari emisi kendaraan solar akibat dari kurang sempurnanya proses pemanfaatan solar.
  4. Debu Timbal (Pb), bisa meracuni sistem pembentukan darah merahh, sehingga pada orang dewasa mengakibatkan gangguan pembentukan sel darah merah, anemiam tekanan darah tinggi, mengurangi fungsi reproduksi dan ginjal, dan pada anak-anak mengakibatkan penurunan kemampuan otak dan mengurangi kecerdasan. zat ini muncul dari emisi kendaraan bensin akibat dari penggunaan bensin bertimbal.
  5. Oksida Belerang (SOx), bisa menimbulkan efek iritasi pada saluran pernapasan, sehingga menimbulkan gejala batuk sampai sesak nafas dan meningkatkan kasus asma. Zat ini muncul dari emisi kendaraan solar akibat dari solar yang banyak mengandung sulfur.
  6. Oksida Nitrogen (NOx), bisa menimbulkan gangguan jaringan paru, sehingga melemahkan sistem ketahanan paru, meningkatkan kasus asma dan menimbulkan infeksi saluran pernafasan. Zat ini muncul dari emisi kendaraan bensin dan solar akibat dari kurang sempurnanya pembakaran mesin.

 

"Perbaikilah segera emisi kendaraan anda, jangan sampai kita semua harus menggunakan masker!," pesan BLH DIY.

 

Reporter: Fahrurrazi

back to top