Menu
Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi| Gunung Merapi...

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran Persediaan Beras, Gula, dan Minyak Goreng di Yogyakarta Aman.

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran …

Jogja-KoPi| Perum Bulog d...

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Prev Next

Zailani incar gelar pertama

Zailani incar gelar pertama

Surabaya - KoPi| Mutiara Cardinal dalam dua tahun terakhir ini memiliki atlet-atlet tunggal putra berbakat. Tiga atlet mereka berhasil menjadi bagian dari Pelatnas diawan tahun 2015 lalu yaitu Firman Abdul Kholik, Panji Ahmad Maulana dan Enzi Safira. Kali ini di Djarum Sirkuit Nasional (Djarum Sirnas) Li Ning Jawa Timur Open 2015, Mutiara Cardinal pun menurunkan salah satu wakil terabaiknya, Abdul Kadir Zailani.

Pemain kidal yang lahir di Bontang, 5 Oktober 1997 ini kini tengah mengincar gelar juara di seri kesembilan Djarum Sirnas 2015 ini. Ia sukses melangkah ke babak ketiga usai menang 21-18 dan 21-14 atas Adrianto Daniel Runtukahu dari Rosobin Academy.

"Di awal pertandingan tadi sempat terbawa permainan dia, saya juga masih banyak ragu dan takut karena pernah dua kali kalah. Saya memang tidak suka dengan bola-bola dia, tetapi tadi di lapangan saya berusaha untuk tetap berfikir positif, dan bermain lebih sabar," ujar atlet yang akrab disapa Zai ini.

Sepanjang tahun 2015, Zai memang belum pernah berada di podium tertinggi. Capaian terbaiknya adalah final Djarum Sirnas di Magelang dimana ia harus mengakui keunggulan rekan satu timnya, Vega Vio Nirwanda. Ia pun sempat dua kali berhasil lolos ke semifinal di Palembang dan Lombok. Tetapi kali ini, Zai mengaku melihat ada peluang baginya untuk bisa keluar sebagai juara.

"Inginnya juara, karena di sini saya melihat ada peluang untuk saya," ujar unggulan 10 ini.

Zai mengaku batalnya Vega datang ke Surabaya dilihatnya sebagai peluang untuknya meraih gelar pertamanya. "Vega batal kesini dan ikut turnamen di Malaysia, jadi saya melihat ada peluang meskipun saya harus tetap waspada siapapun lawannya," tambahnya.

Di babak ketiga besok (12/11), Zai sudah ditunggu oleh wakil PB Djarum, Calvin Ryan Mamonto yang diunggulkan ditempat keenam. "Untuk pertandingan selanjutnya saya harus lebih siap dari hari ini," pungkasnya.

Selain Zai, Mutiara Cardinal pun menurunkan Septian Dwi Maulana dan M Luthfi Erlangga dimana saat berita ini diturunakan mereka masih bertanding di GOR Sudirman.

back to top