Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

Yogyakarta masih aman dari terorisme

Yogyakarta masih aman dari terorisme
Jogja-KoPi|Kapolda DIY Ahmad Dofiri mengatakan situasi dan kondisi di Yogyakarta saat ini terbilang aman. Hal itu disampaikan Kapolda untuk merespon situasi terkini pasca bom bunuh  diri di Kampung Melayu, Jakarta Rabu, 24 Mei 2017.
 "Alhamdulilah Yogyakarta masih aman dan kita coba terus jaga situasi ini,"katanya saat ditemui di Kantor wilayah Kemenag DIY, Jumat (26/5).
 
Ahmad Dofiri meminta  semua lapisan masyarakat agar lebih peduli dengan lingkungannya untuk menjaga situasi Yogyakarta saat ini. Dia menjelaskan salah satu cara menjaganya adalah melaporkan ke pihak yang berwajib terkait temuan tindak mencurigakan.
 
"Jadi masyarakat dihimbau agar melaporkan jika ada kegiatan yang mencurigakan disekitar lingkungannya, segera infomasikan baik itu kepada panura,babinkamtibnas, babinsa,polres,polsek,koramil dan polda,"terangnya.
 
Dia melanjutkan masyarakat Yogyakarta tidak perlu takut dengan ancaman teroris dan masyarakat diminta pula untuk menangkal gerakan terorisme. Namun,Kapolda juga meminta untuk tetap waspada pada terorisme.
 
Terkait dengan sasaran teror yang mengincar polisi, Ahmad Dofiri sejalan dengan Kapolri yang menjelaskan polisi ini merupakan aparat langsung yang menghalangi tindak dan gerak teroris. Sehingga tidak mengherankan Teroris mulai mengincar polisi sebagai korban gerakan terorisme.
 
Meski demikian, Kapolda juga  menuturkan masyarakat umum yang beragama islam dapat menjadi sasaran ISIS. Hal ini berkaitan dengan ideologi ISIS yang menghalalkan darah umat islam yang tidak sejalan dengam paham mereka.
 
" Kalau tidak sepaham dengan paham takfiri mereka, mereka dapat membunuh sesama muslim,karena menurut mereka berpendapat darah umat islam halal  jika tidak sepaham dengan mereka,"lanjutnya.
 
Ahmad Dofiri selain menghimbau untuk waspada,dia juga mengatakan terorisme sendiri bukan islam. Sehingga dirinya pun juga mengutuk gerakan terorisme yang jauh dari ideologi islam yang rahmatan lil alamin.| Syidiq Syaiful Ardli
 
back to top