Menu
UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Pemerintah Bantul Siap Dukung Kontes Robot Indonesia di UMY

Pemerintah Bantul Siap Dukung Konte…

Sleman-KoPi| Menjelang pe...

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media Sosial Bermunculan

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media…

Sleman-KoPi| Menjelang pi...

Prev Next

Woow! Batu akik bacan ini dibandrol Rp 1,5 milyar

Woow! Batu akik bacan ini dibandrol Rp 1,5 milyar

KoPi| Perempuan bernama Erni Febrianti ini membandrol batu akik bacanya dengan harga Rp. 1,5 milyar. Sebuah harga yang tentu saja fantastis. Tawaran harga itu tentu saja membuat siapapun yang mendengarnya akan terperangah.

Harga batu akik bacan yang tertinggi saat ini kemungkinan adalah batu akik bacan Doko milik mantan presiden SBY. Akik bacan Doko SBY berharga Rp. 3 milyar;.

Febri memiliki akik bacan yang bermotif pohon dan tembus sinar. Selain itu motif lainnya adalah orang tengah berdoa dan bersujud.

Febri yang berasal dari Riau dan tinggal Pekanbaru ini menceritkan bagaimana ia mendapatkan batu akik bacan tersebut bersama Azman.

"Awalnya iseng-iseng saja dan karna musim batu, kami beli bahan batu bacan sama seseorang. Awalnya kami ragu. Karna beli bahan itu untung-untungan, jika dapat hasil yang jelek. Maka itu akan rugi banyak, karena modalnya saja sudah cukup besar kami beli.

"Awalnya kami jual degan bongkahan seberat 4,8 kg. Gak ada yg mau beli. Dan akhirnya kami putuskan untuk dipotong-potong separoh. setelah kami potong-potong. Banyak bahan yang tidak bagus, banyak kapur dan banyak hitamnya. Terpaksa jual murah.

Setelah itu separohnya lagi kami potong-potong. Berharap ada bahan yg bagus. Setelah dipotong-potong, malah kami kaget. Isi dalamnya berbentuk seperti pohon dan ada juga seperti orang berdoa dan sujud. Dan motif pohon itu tembus timbal balik kalau disenter. Ini motif langka." Kisah Erni.

Menurut pengankuan Erni, batu akik bacannya sudah ditawar senilai Rp 1 Milyar dan akan ia lepaskan di atas Rp 1,5 milyar.| Winda Efanur Fs

back to top