Menu
Bupati dan Walikota Harus Mengacu dengan Visi Misi Presiden

Bupati dan Walikota Harus Mengacu d…

Surabaya-KoPi| Bupati dan...

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis Soprema 2018 untuk Sociopreneur Muda dari 16 Provinsi Indonesia

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis S…

Jogja-KoPi| Rangkaian gel...

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi Bisa Dilatih

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi …

Jogja-KoPi| Pakar Manajem...

Raih Doktor Usai Meneliti Transformasi Budaya Organisasi Perguruan Tinggi

Raih Doktor Usai Meneliti Transform…

Jogja-KoPi| Transformasi ...

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Prev Next

Woow! Batu akik bacan ini dibandrol Rp 1,5 milyar

Woow! Batu akik bacan ini dibandrol Rp 1,5 milyar

KoPi| Perempuan bernama Erni Febrianti ini membandrol batu akik bacanya dengan harga Rp. 1,5 milyar. Sebuah harga yang tentu saja fantastis. Tawaran harga itu tentu saja membuat siapapun yang mendengarnya akan terperangah.

Harga batu akik bacan yang tertinggi saat ini kemungkinan adalah batu akik bacan Doko milik mantan presiden SBY. Akik bacan Doko SBY berharga Rp. 3 milyar;.

Febri memiliki akik bacan yang bermotif pohon dan tembus sinar. Selain itu motif lainnya adalah orang tengah berdoa dan bersujud.

Febri yang berasal dari Riau dan tinggal Pekanbaru ini menceritkan bagaimana ia mendapatkan batu akik bacan tersebut bersama Azman.

"Awalnya iseng-iseng saja dan karna musim batu, kami beli bahan batu bacan sama seseorang. Awalnya kami ragu. Karna beli bahan itu untung-untungan, jika dapat hasil yang jelek. Maka itu akan rugi banyak, karena modalnya saja sudah cukup besar kami beli.

"Awalnya kami jual degan bongkahan seberat 4,8 kg. Gak ada yg mau beli. Dan akhirnya kami putuskan untuk dipotong-potong separoh. setelah kami potong-potong. Banyak bahan yang tidak bagus, banyak kapur dan banyak hitamnya. Terpaksa jual murah.

Setelah itu separohnya lagi kami potong-potong. Berharap ada bahan yg bagus. Setelah dipotong-potong, malah kami kaget. Isi dalamnya berbentuk seperti pohon dan ada juga seperti orang berdoa dan sujud. Dan motif pohon itu tembus timbal balik kalau disenter. Ini motif langka." Kisah Erni.

Menurut pengankuan Erni, batu akik bacannya sudah ditawar senilai Rp 1 Milyar dan akan ia lepaskan di atas Rp 1,5 milyar.| Winda Efanur Fs

back to top