Menu
UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Pemerintah Bantul Siap Dukung Kontes Robot Indonesia di UMY

Pemerintah Bantul Siap Dukung Konte…

Sleman-KoPi| Menjelang pe...

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media Sosial Bermunculan

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media…

Sleman-KoPi| Menjelang pi...

Prev Next

Wisuda Sarjana dan Pascasarjana UAJY Periode I Tahun Akademik 2015/2016: Menjadi Lulusan yang unggul, inklusif, humanis, dan berintegritas

Wisuda Sarjana dan Pascasarjana UAJY Periode I Tahun Akademik 2015/2016: Menjadi Lulusan yang unggul, inklusif, humanis, dan berintegritas

Jogja-KoPi|Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) kembali menyelenggarakan upacara wisuda sarjana dan pascasarjana pada hari Sabtu, 28 November 2015 di Ruang Auditorium Kampus II, Gedung Thomas Aquinas, Babarsari.

Pada upacara wisuda Periode I Tahun Akademik 2015/2016 ini UAJY meluluskan 362 sarjana dengan rincian 323 sarjana strata satu dan 39 sarjana strata dua (magister). sebanyak 52 lulusan atau 14,36% dari total lulusan dinyatakan lulus dengan predikat Cum Laude. Prodi Ilmu Komunikasi dan Akuntansi merupakan prodi yang paling banyak memiliki lulusan dengan predikat cum laude (masing-masing sebanyak 10 wisudawan dengan komposisi 3 pria dan 7 wanita).

Dalam pidato sambutannya, Rektor UAJY, Dr. Gregorius Sri Nurhartanto, SH., LL.M. menegaskan bahwa, selain menjadi universitas dengan jumlah peminat yang besar dari berbagai daerah di Indonesia, UAJY juga merupakan universitas yang memiliki jumlah mahasiswa asing cukup banyak.

Kondisi demikian semoga menjadi penanda bahwa kualitas dan pelayanan pendidikan di UAJY mendapatkan apresiasi yang tinggi di masyarakat dan mengindikasikan bahwa beberapa program studi di UAJY telah mendapat pengakuan internasional.

Rektor juga menyinggung persoalan hilangnya jiwa berkorban yang berimbas pada degradasi kehidupan politik. Politik kemudian menjelma menjadi political crowded (kegaduhan politik), di mana para elite secara anarkhis menguras kekayaan negara untuk ongkos transasksi kekuasaan. Korupsi berkembang menjadi syndrome-anomy di mana masyarakat tidak lagi berpandangan negatif terhadap korupsi.

Kegaduhan politik ini paralel dengan kerusakan banyak aspek bernegara. Realitasnya, politik telah menginvasi hukum dan membajak institusi-institusi demokrasi serta menundukkan diri kepada berhala uang, politik suap, pasar suara, dan transasksi politik yang mengisi setiap lorong dan sudut ruang politik. Gonjang-ganjing kasus Pimpinan Lembaga Tinggi Negara baru-baru ini yang terindikasi “meminta bagian” saham PT. Freeport dapat dirujuk betapa menyedihkannya imbas dari kegaduhan politik tersebut.

Bagi UAJY yang memiliki semboyan “Bukan Ilmu Semata” maka dalam menjalankan proses belajar mengajar serta mendidik para mahasiswa menjadi lebih pintar secara akademis bukanlah satu-satunya tujuan yang hendak diraih.

“Ada tujuan dan harapan yang lebih mulia yang senantiasa ingin dicapai UAJY, yakni, agar setiap mahasiswa mampu menemukan dan mengembangkan potensi diri seutuhnya serta mengalami transformasi hidup menjadi pribadi yang bersesuaian dengan visi dan misi yang senantiasa diperjuangkan oleh UAJY, yaitu lulusan yang unggul, inklusif, humanis, dan berintegritas.

Pendidikan nilai ini akan selalu diterapkan oleh UAJY sebagai wujud tanggung jawab sekaligus pembekalan terhadap para lulusannya dalam menghadapi gempuran globalisasi yang berimbas pada pertentangan nilai dan moralitas,” tegas Rektor UAJY. (KHSP)

back to top