Menu
UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Pemerintah Bantul Siap Dukung Kontes Robot Indonesia di UMY

Pemerintah Bantul Siap Dukung Konte…

Sleman-KoPi| Menjelang pe...

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media Sosial Bermunculan

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media…

Sleman-KoPi| Menjelang pi...

Prev Next

Wirausahawan wanita dapat dukung 70 persen pemasukan keluarga

Wirausahawan wanita dapat dukung 70 persen pemasukan keluarga

 

Jogja-KoPi| Menjadi wirausahawan wanita memiliki keuntungan tersendiri terutama bagi mereka yang sudah berumah tangga. Salah satu keuntungan tersebut yakni dapat membantu pemasukan keluarga sebesar 70% hingga 80%.

Hal tersebut seperti disampaikan oleh Hj. Dyah Suminar, S.E., Ketua Majlis Ekonomi dan Kewirausahaan (MEK) Aisyiyah, dalam acara Temu Asosiasi Pengusaha Nasyiyatul Aisyiyah (APUNA), dalam rangka Muktamar Nasyiatul Aisyiyah (NA) ke-13 di pelataran Sportorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Pertemuan yang diselenggarakan pada Kamis (25/08) tersebut mengangkat tema 'Penguatan Peran Perempuan Muda Berkemajuan dalam Meningkatkan Ekonomi Bangsa.'

Dyah menambahkan bahwa biasanya untuk memulai menjadi wirausahawan, seseorang akan merasakan ragu. Namun, Dyah juga memberikan beberapa kunci untuk dapat menjadi wirausahawan yang sukses. "Pertama adalah bisa belajar. Menjadi wirausahawan harus fokus dan mau untuk terus belajar," jelas Istri mantan walikota Yogyakarta, Herry Zudianto, tersebut.

Kunci selanjutnya adalah bahwa seorang wirausahawan juga harus disiplin, ulet dan jujur. Dyah mengungkapkan bahwa dirinya belajar disiplin dengan cara memisahkan usaha yang dimilikinya dengan usaha yang dimiliki oleh suaminya. "Dengan cara tersebut saya juga belajar untuk mandiri. Hal penting lainnya kita harus dapat mengamati tren yang sedang ada. Saat kita duduk dimana saja, kita harus dapat belajar dan mengamati sehingga kita dapat mengembangkan produk usaha kita," terang Dyah.

Memperbanyak jaringan juga disebut Dyah sebagai salah satu kunci untuk dapat mengembangkan usaha. "Dimana-mana harus banyak teman. untuk beberapa produk terkadang kita diharuskan untuk bertemu langsung dengan orang (konsumer-red.) Jadi harus banyak teman, sehingga jejaring bisa bertambah," lanjut Dyah.

Selain Hj. Dyah Suminar, S.E., hadir pula sebagai pemateri Islamiyaturrohmah, salah satu penggagas APUNA, dan Insafiatul Aminah, Ketua PDNA Bojonegoro. Dalam materinya, Islamiyatur memaparkan tentang sejarah berdirinya APUNA. Sedangkan Insafiatul Aminah lebih menjelaskan terkait Baitul Maal wat-Tamwiil (BMT) Dinar Nasyiah Buana PDNA Bojonegoro.|Deansa

back to top