Menu
Merapi Naik ke Status Waspada, Gempa Tremor dan Vulkanik Sempat Muncul Saat Letusan Freaktif.

Merapi Naik ke Status Waspada, Gemp…

Jogja-KoPi|Setelah Gunung...

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi| Gunung Merapi...

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran Persediaan Beras, Gula, dan Minyak Goreng di Yogyakarta Aman.

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran …

Jogja-KoPi| Perum Bulog d...

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Prev Next

Waspada! Modus begal baru lagi ramai di Surabaya!

Waspada! Modus begal baru lagi ramai di Surabaya!
Surabaya – KoPi | Aksi kejahatan di kota besar semakin marak dan membuat masyarakat resah. Pembegalan menjadi kabar yang umum terdengar. Pembegalan tersebut muncul dengan berbagai modus, tak lagi dengan asal membacok dan melukai korban saja, namun dengan membuat korban lengah dan panik. Dan aksi tersebut tidak hanya dilakukan saat malam hari, bahkan pagi, siang, dan sore hari, dan di tempat yang ramai. Salah satunya seperti yang terjadi di Surabaya, seperti yang diungkapkan Rizky Wahyu Febrianto.
 

Rizky yang merupakan mahasiswa Universitas Airlangga tersebut menyaksikan sendiri tindak pembegalan yang dilakukan 4 orang. Sore itu, ia baru pulang dari kampusnya dan melewati daerah MERR (Middle East Ring Road). Aksi pembegalan tersebut berlangsung di depan mata Rizky sendiri.

Ia menuturkan korban dikuntit oleh 4 orang pelaku dengan 2 sepeda motor. Pelaku pertama berpura-pura ditabrak oleh korban yang saat itu mengendarai motor jenis matic. Pelaku pertama tersebut kemudian turun dari motor dan marah-marah kepada korban.

Setelah itu pelaku dengan sepeda motor kedua meminta tas yang dibawa korban, yang salah satunya berisi laptop. Pelaku pertama kemudian langsung naik ke motor korban dan diminta ikut pelaku ke suatu tempat dengan berbonceng. Para pelaku kemudian membuang korban di tempat sepi dan kabur dengan motor korban.

“Sedikit bersyukur bukan saya yang kena begal. Tapi kasihan juga dengan korban yang kena begal,” ungkap Rizky.

Kawasan MERR sebenarnya merupakan kawasan yang ramai kendaraan, mulai pagi hingga malam hari. Pembegalan tersebut juga dilakukan di daerah pertokoan dan restoran yang ramai pembeli. Modus yang baru ini membuktikan para begal tidak lagi mempedulikan waktu dan lingkungan, asalkan ada kesempatan.

back to top