Menu
Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ketat Dengan Terjunnya 29 Ekor Anjing Pelacak dan Body Scanner.

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ke…

Sleman-KoPi| Komandan sat...

Prev Next

Waspada MERS merambah Korsel

Waspada MERS merambah Korsel

Jenewa-KoPi| Wabah virus MERS telah merambah daerah Korsel. Namun menurut laporan WHO, perkembangan MERS belum mencapai kondisi darurat.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Asisten Directorate Umum untuk Keamanan Kesehatan Keiji Fukuda mengatakan pada hari Rabu.

Pertemuan kesembilan Komite Darurat mengenai wabah di Korea Selatan diadakan pada hari Selasa.  Pertemuan ini membahas perkembangan epidemiologi dan ilmiah, risiko penilaian, dan pengendalian dan pencegahan.

komite tersebut menemukan  faktor utama di balik penyebaran awal virus yang terkait dengan kurangnya kesadaran dari kedua petugas kesehatan dan masyarakat umum tentang virus.

Hal ini terkendala langkah-langkah pencegahan infeksi yang tidak memadai di rumah sakit. Terutama kontak dari pasien MERS yang terinfeksi dengan pasien lain di rumah sakit.

Kebiasaan anggota keluarga mengunjungi pasien rawat inap juga menunjuk sebagai faktor penentu dalam penyebaran awal penyakit ini.

"Ini adalah wabah terbesar MERS di luar Timur Tengah, wabah telah menghasilkan 162 kasus infeksi dan 19 orang dikonfirmasi tewas hingga saat ini ", kata Asisten Directorate Umum untuk Keamanan Kesehatan Keiji Fukuda.

Dia juga menyatakan bahwa sekitar 10.000 orang telah dipantau sejak awal wabah, dan yang saat ini ada 6.500 orang yang sedang dipantau sebagai langkah pencegahan.

Menurut WHO wabah pertama kali teridentifikasi pada tahun 2012 di Arab Saudi. Wabah MERs memiliki tingkat kematian sekitar 36 %.

Virus menyebabkan penyakit menyerang orang tua, dan orang-orang dengan sistem kekebalan yang lemah dan penyakit kronis seperti kanker, penyakit paru-paru dan diabetes. | xinhuanet.com|Winda Efanur FS |

back to top