Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

Waspada, Indonesia sedang musim pancaroba!

Waspada, Indonesia sedang musim pancaroba!
Surabaya-KoPi | Setelah melewati kemarau panjang, saat ini Indonesia akan memasuki musim hujan. Namun, perpindahan dari musim kemarau ke musim hujan ini memasuki musim pancaroba dengan dampak ekstrem. Menurut BMKG, elnino pancaroba diperkirakan akan terjadi pada bulan November 2015.
 

Angin kencang, petir dan hujan lebat dengan durasi singkat merupakan ciri khas dari pancaroba ekstrem yang akan terjadi. 

Tidak hanya itu, sengatan matahari pun terasa lebih panas dari biasanya. Hal ini disebabkan oleh matahari yang berada tegak lurus di atas wilayah Indonesia. Sehingga suhu udara pada siang hari akan terasa lebih panas.

BMKG juga menyebutkan bahwa menjelang sore hari potensi adanya angin kencang bisa mencapai 45 kilometer per jam. Hal ini mengalami peningkatan dari kondisi normal 0-20 kilometer.

Sehingga masyarakat harus lebih waspada untuk mengatasi adanya bencana yang akan ditimbulkan saat pancaroba ekstrem. 

Antisipasi untuk menjauh dari pohon saat angin kencang sedang berlangsung. Jangan lupa untuk mengecek kondisi pohon di sekitar kediaman, dan segera pangkas pohon yang rindang dan juga rapuh. Hal ini menghidari adanya pohon tumbang yang bisa memakan korban. 

 

back to top