Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Waspada Efek Buruk Smartphone Pada Postur Tubuh Manusia

Waspada Efek Buruk Smartphone Pada Postur Tubuh Manusia

KoPi, Dewasa ini, kita memang sudah sangat nyaman dengan mobilitas yang tinggi dalam melakukan pekerjaan, mendapatkan berita terkini dan sedikit bersosialisasi melalui gadget sembari sibuk bekerja. Kini, langkah kehidupan semakin melaju cepat namun sebaliknya perkembangan tubuh kita justru mulai melambat dan semakin lambat saja.


Saat tubuh kita mulai tumbuh, dua sel tunggal akan berlipat ganda untuk membentuk 10 trilyun sel baru untuk membentuk tubuh. Sel-sel ini terus terbentuk dan berkembang saat kita tumbuh dan beradaptasi dengan lingkungan. Namun, ada masanya kualitas pembentukan sel tersebut menjadi berkurang, ini yang kita sebut dengan proses penuaan.


Lalu, apa hubungannya dengan ponsel? Pada kenyataannya, gadget yang setiap hari kita gunakan memaksa kita untuk melihat ke bawah.Nah, salah satu tanda bahwa kita tak lagi tumbuh adalah bentuk postur tubuh kita. Berikut penjelasannya.


Tingkat 'thoracic kyphosis' (pembungkukan punggung atas) adalah salah satu tanda bahwa tubuh kita berhenti bertumbuh. Ada banyak penelitian yang menunjukkan adanya hubungan antara peningkatan yang terjadi secara berangsur-angsur pada 'thoracic kyphosis'(menjadi hyperkyphotic) dan penurunan kualitas hidup. Lebih lanjut, ada kaitan yang sangat kuat antara postur tubuh hyperkyphotic dengan meningkatnya angka kematian pada manusia lanjut usia.


Nah, untuk menghindari hal tersebut, sebenarnya ada beberapa cara sederhana yang dapat kita lakukan. Hal tersebut adalah:


Batasi Penggunaan gadget
Ini adalah hal yang sudah pasti untuk dilakukan.


Pastikan gadget berada di posisi setinggi dada saat kita menggunakannya
Lakukan cara ini dengan memposisikan gadget setingkat dada sembari menjaga kepala agar tetap tegak diatas bahu. Dalam posisi ini, telinga anda tepat berada di sisi tengah kedua pundak anda saat dilihat dari samping.


Berdiri Sebisa Mungkin
Berdiri akan membawa perbedaan yang signifikan pada postur tubuh. Cobalah untuk berdiri selagi anda berada di kereta atau di tempat kerja. Atau, anda juga bisa mencoba memakai pemanjang stand-desk sebagai alternatifnya.


Lakukan Posisi Duduk Penunggang Kuda
Jika anda susah untuk berdiri, hal yang bisa anda lakukan adalah duduk seperti posisi penunggang kuda. Cara ini bagus karena anda akan terlatih untuk memiringkan panggul kedepan seperti saat anda berdiri.


Naikkan Otot Postural
Melakukan lima kali nafas panjang dalam satu jam tidak hanya akan mengembalikan semangat otot postural anda yang lelah namun juga akan membuat anda bersemangat dengan oksigen yang mengalir.


Ana Puspita
News.com.au

back to top