Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Was-was Gunung Sakurajima meletus dekat instalasi nuklir

Was-was Gunung Sakurajima meletus dekat instalasi nuklir

Jepang-KoPi| Gunung berapi Sakurajima Jepang meletus pada pukul 06.05 waktu setempat. Letusan gunung mengeluarkan lava panas hingga lereng gunung. Sekejap langit Jepang menghitam karena muntahan abu ke angkasa.

Letusan ini sempat mengkhawatirkan Jepang. Pasalnya lokasi letusan berdekatan dengan aplikasi nuklir, hanya berjarak 50 meter.

Profesor di Universitas Kyoto, Kazuhiro Ishihara menggambarkan material muntahan gunung terlempar hingga dua kilometer. Untungnya jauh dari pemukiman penduduk.

Kazuhiro menilai hingga saat ini belum ada tindakan dampak parah dari letusan. Tetapi dia menghimbau masyrakat untuk waspada.

"Saya tidak berpikir akan ada dampak serius dari ledakan. Tapi tentu saja kita harus terus memantau aktivitas gunung berapi," kata Kazuhiro.

Sampai berita ini diturunkan. Belum ada laporan korban jiwa maupun, mengingat ada sekitar 4.000 penduduk yang bermukim sekitar 1,117 meter dari gunung Sakurajima.

Gunung berapi, di daerah Kagoshima selatan telah menunjukkan peningkatan aktivitas sejak Agustus lalu. Saat itu Pemerintah setempat telah memerintahkan penduduk untuk waspada terhadap letusan gunung dan persiapan evakuasi.

Sebelumnya Gunung Sakurajma meletus pertama kali pada tahun 1914. Letusan tersebut yang paling hebat, aliran lava sampai mengalir ke daratan Kyusu.

Jepang memiliki lebih dari 100 gunung berapi aktif dan terletak di 'Ring of Fire'. Daerah jalur patahan dan gunung berapi di sekitar tepi Pasifik.
|Skynews.com|Winda Efanur FSІ|

back to top