Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

Warga New York salahkan Donald Trump atas terbunuhnya Imam Maulana Akonjee

Reuters Reuters

New York-KoPi| Imam masjid bernama Maulama Akonjee dan asistenya ditembak mati di kawasan A Queens New York saat setelah mereka selesai sholat dan meninggalkan Masjid Jame Al-Furqan di Ozone Park.

The New York Daily News melaporkan kedua orang itu ditembak di kepala di sekitar 13:50 di siang bolong. Setelah itu di luar masjid sekelompok jemaat berkumpul untuk berduka dan bersimpati.

"In bukanlah Amerika sebenarnya," kata warga Khairul Islam kepada Daily News. "Kami menyalahkan Donald Trump untuk ini ... Trump dan dramanya telah menciptakan Islamophobia."

Saksi mata mengatakan kedua orang itu berjalan bersama-sama ketika seorang pria bersenjata pistol berjalan ke arah mereka dan melepaskan tembakan. Penembak digambarkan sebagai "tinggi dan berkulit gelap, membawa pistol besar, dan mengenakan kemeja biru tua dan celana pendek."
"Orang itu itu sungguh keterlaluan, menembak orang di kepala di siang bolong,"kata Millat Uddin, 25 tahun warga di lingkungan sekitar pada Daily News. "Membunuh orang secara brutal, seperti mereka ini binatang."

Kedua orang itu dilarikan ke Rumah Sakit Jamaika di mana satu dinyatakan meninggal.
"Ini kejahatan rasial," kata salah satu penduduk. |RawStory|Daily News|

back to top