Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Prev Next

Warga New York salahkan Donald Trump atas terbunuhnya Imam Maulana Akonjee

Reuters Reuters

New York-KoPi| Imam masjid bernama Maulama Akonjee dan asistenya ditembak mati di kawasan A Queens New York saat setelah mereka selesai sholat dan meninggalkan Masjid Jame Al-Furqan di Ozone Park.

The New York Daily News melaporkan kedua orang itu ditembak di kepala di sekitar 13:50 di siang bolong. Setelah itu di luar masjid sekelompok jemaat berkumpul untuk berduka dan bersimpati.

"In bukanlah Amerika sebenarnya," kata warga Khairul Islam kepada Daily News. "Kami menyalahkan Donald Trump untuk ini ... Trump dan dramanya telah menciptakan Islamophobia."

Saksi mata mengatakan kedua orang itu berjalan bersama-sama ketika seorang pria bersenjata pistol berjalan ke arah mereka dan melepaskan tembakan. Penembak digambarkan sebagai "tinggi dan berkulit gelap, membawa pistol besar, dan mengenakan kemeja biru tua dan celana pendek."
"Orang itu itu sungguh keterlaluan, menembak orang di kepala di siang bolong,"kata Millat Uddin, 25 tahun warga di lingkungan sekitar pada Daily News. "Membunuh orang secara brutal, seperti mereka ini binatang."

Kedua orang itu dilarikan ke Rumah Sakit Jamaika di mana satu dinyatakan meninggal.
"Ini kejahatan rasial," kata salah satu penduduk. |RawStory|Daily News|

back to top