Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Warga Balairejo apresiasi kinerja Satpol PP dan FORPI dengan rangkaian bunga

Warga Balairejo apresiasi kinerja Satpol PP dan FORPI dengan rangkaian bunga

Jogja-KoPi| Warga Balairejo, Kelurahan Muja Muju, Yogyakarta, memberikan rangkaian bunga kepada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Yogyakarta dan FORPI Yogyakarta sebagai tanda terima kasih warga atas kinerja mereka dalam menangani kasus pembangunan apartemen di Balairejo yang belum memiliki izin bangunan.

Dono Susilo, Ketua RW 5 Balairejo mengatakan pemberian rangkaian bunga ini sebagai bentuk apresiasi warga terhadap Satpol PP dan FORPI yang menangani kasus pembangunan Apartemen di Balairejo.

"Ini sebagai bentuk apresiasi warga terhadap Satpol PP dan FORPI yang cepat bereaksi dalam menanggapi laporan warga dengan menyegel pembangunan apartemen yang belum memiliki izin bangunan, ketika ada aduan langsung ditangani", tambahnya saat di wawancarai di depan Kantor Satpol PP Yogyakarta, Senin (8/5).

Penyegelan apartemen yang dilakukan oleh Satpol PP dan FORPI dinilai warga sebagai tindakan yang benar.

"Peyegelan adalah tindakan yang benar. Belum ada izin sama sekali tapi sudah ada kegiatan pembangunan, seolah kita mengizinkan. Sekarang sudah tidak ada pembangunan lagi", tambahnya.

Sementara itu, Kasi Penyidik Satpol PP, Widada yang menerima rangkaian bunga tersebut mengucapkan terima kasih atas apresiasi yang diberikan warga kepada Satpol PP.

"Kita terima kasih atas apresiasi yang diberikan warga. Untuk nanti penangannya gimana kita lihat prosedurnya. Yang penting sekarang sudah dilakukan penyegelan, nanti kalau ada kegiatan lagi ya kita segel lagi. Beda kalau sudah dapat izin nanti ada prosedurnya sendiri", tambahnya.

Di sisi lain FORPI yang diwakili oleh Winata juga memberikan tanggapan senada dengan Satpol PP.

"Kami berterima kasih pada warga yang memberikan apresiasi. Kita tidak akan bisa bekerja kalau tidak ada dukugan dari warga. Dan FORPI akan terus bekerja sesuai dengan aturan yang ada", jelas Winata

Setelah kegiatan ini warga akan melakukan mediasi dengan pengembang apartemen, namun sayangnya mereka ditolak oleh pihak pengembang.

"Kami akan melakukan mediasi tapi pihak pengembang menolak. Kata mereka sekali menolak tidak ada mediasi lagi, dengan alasan kalau ada mediasi berarti pihak apartemen harus membujuk warga", terang Dono.

back to top