Menu
Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ketat Dengan Terjunnya 29 Ekor Anjing Pelacak dan Body Scanner.

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ke…

Sleman-KoPi| Komandan sat...

Prev Next

Wanita asal Sydney dibebaskan dari penjara di Bali

Wanita asal Sydney dibebaskan dari penjara di Bali

Bali-KoPi-Leeza Ormsby, seorang wanita mantan warganegara Sydney,  meninggalkan penjara Kerobokan di Bali setelah menjalani sembilan bulan masa tahanan karena didapati menjual ganja. Leeza meninggalkan penjara Kerobokan pada 10.45 WITA.

Warga Selandia Baru ini disambut oleh dua petugas imigrasi dengan membawa barang-barangnya sendiri. Ketika ditanya bagaimana perasaannya, wanita berumur 38 tahun ini menjawab, “Sangat senang!”

Media press mengikutinya ke mobil sampai dia akhirnya berkata dalam bahasa Indonesia,"Saya mau tutup pintu.”
Kepala penjara Sudjonggo mengatakan kepada wartawan bahwa dia bertemu Leeza untuk pertama kalinya ketika Leeza mengucapkan selamat tinggal.

“Ketika dia bilang selamat tinggal, dia bilang terima kasih,” kata Sudjonggo. “Aku mengatakan padanya untuk tidak kembali lagi kesini.”
Leeza bergabung dengan kelompok merajut di penjara  dan berbagi makanan dengan sesama teman-teman narapidana di sebuah acara perpisahan kecil, katanya.

Leeza ditangkap pada bulan Februari ketika dia tersandung kasus narkoba di Bali. Petugas menyita setengah linting ganja dari tasnya, dan MDMA dan ganja di villa yang telah menjadi target mereka karena banyak witawan mengadakan pesta narkoba di villa tersebut.
Leeza ditahan selama berbulan-bulan sementara petugas gagal untuk mengorek obat apa lagi yang dia konsumsi.

Dia bisa saja dipenjara hingga 12 tahun di bawah hukum Indonesia. Tapi wanita kelahiran Rotorua ini tetap bersikukuh obat tersebut bukan miliknya, dan pengadilan berpendapat bahwa dia mendapatkan keringanan hukuman karena penggunaannya dilakukan di masa lalu.

Dia dibebaskan pada Rabu setelah berbulan-bulan berada di tahanan dalam penjagaan sebelum sidang dan mendapatkan keringan selama satu bulan karena berkelakuan baik.

Leeza akan dideportasi ke Selandia Baru. Leeza tinggal di Paddington, Sydney dan sedang berlibur di Bali ketika dia ditangkap. |news.com.au|DebyRahmayanti|

back to top