Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Wah, iPhone 6 dengan aplikasi X-ray, tembus pandang, Maak !!!

Wah, iPhone 6 dengan aplikasi X-ray, tembus pandang, Maak !!!

KoPi| Dalam pekan ini, sebuah aplikasi baru untuk produk iPhone 6 akan segera diluncurkan. Aplikasi ciptaan perusahaan Comtech yang berbasis di Los Angeles ini adalah berupa mesin X-ray.

Terobosan yang genial ini mendapatkan banyak pujian sekaligus kritikan di kalangan ilmiah, karena mampu membantu dalam memberikan diagnosis kondisi medis yang berbeda, terutama di wilayah terpencil. Aplikasi ini sangat membantu dunia medis karena harga X-ray sangat mahal hingga saat ini.

Aplikasi ini hanya akan terpasang pada produk Apple, iPhone 6 yang secara teknologi memungkinkan menggunakan gelombang Terahertz sebagai pencitraan ilmiah dan medis.

Namun, aplikasi ini juga menuai gelombang kritik dari sebagian kelompok pengguna utama. Mereka menguatirkan aplikasi ini akan digunakan untuk hal-hal tidak senonoh.

"Teknologi ini memungkinkan orang-orang yang tak memiliki akses ke fasilitas medis dapat mendiagnosis hanya dengan ponsel." Kata James Grant dari Comtech.

"Tentu saja, sisi lemahnya adalah teknologi ini dapat digunakan untuk mengintip karena tembus pandang pada dinding dan pakaian," akunya.

"Saya pikir orang harus memahami bahwa efek positifnya lebih besar ketimbang kerugiannya," katanya pada wartawan.

Aplikasi ini akan mulai diluncurkan di pekan ini di bulan April 2015 dengan harga sekitar 20 dolar AS.| Diaz Septriana

back to top