Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

Wah, iPhone 6 dengan aplikasi X-ray, tembus pandang, Maak !!!

Wah, iPhone 6 dengan aplikasi X-ray, tembus pandang, Maak !!!

KoPi| Dalam pekan ini, sebuah aplikasi baru untuk produk iPhone 6 akan segera diluncurkan. Aplikasi ciptaan perusahaan Comtech yang berbasis di Los Angeles ini adalah berupa mesin X-ray.

Terobosan yang genial ini mendapatkan banyak pujian sekaligus kritikan di kalangan ilmiah, karena mampu membantu dalam memberikan diagnosis kondisi medis yang berbeda, terutama di wilayah terpencil. Aplikasi ini sangat membantu dunia medis karena harga X-ray sangat mahal hingga saat ini.

Aplikasi ini hanya akan terpasang pada produk Apple, iPhone 6 yang secara teknologi memungkinkan menggunakan gelombang Terahertz sebagai pencitraan ilmiah dan medis.

Namun, aplikasi ini juga menuai gelombang kritik dari sebagian kelompok pengguna utama. Mereka menguatirkan aplikasi ini akan digunakan untuk hal-hal tidak senonoh.

"Teknologi ini memungkinkan orang-orang yang tak memiliki akses ke fasilitas medis dapat mendiagnosis hanya dengan ponsel." Kata James Grant dari Comtech.

"Tentu saja, sisi lemahnya adalah teknologi ini dapat digunakan untuk mengintip karena tembus pandang pada dinding dan pakaian," akunya.

"Saya pikir orang harus memahami bahwa efek positifnya lebih besar ketimbang kerugiannya," katanya pada wartawan.

Aplikasi ini akan mulai diluncurkan di pekan ini di bulan April 2015 dengan harga sekitar 20 dolar AS.| Diaz Septriana

back to top