Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Van Gaal Fustrasi Ditahan Imbang Klub Kasta Ketiga

Van Gaal Fustrasi Ditahan Imbang Klub Kasta Ketiga Foto : Guardian

Cambridge – KoPi | FA Cup benar-benar menjadi gelaran kompetisi sepakbola yang, walaupun kastanya di bawah Liga Inggris namun selalu menarik disimak.

Tak jarang di ajang ini muncul ti-tim gurem yang seringkali merepotkan tim papan atas Barclays Premier League. Contohnya saja semalam ketika Cambridge United yang liganya dua kasta di bawah Premier League mampu menahan imbang MU 0-0.

Pantas saja hal ini membuat manajer MU, Louis van Gaal marah besar atas penampilan anak asuhnya dalam lanjutan FA Cup itu.
Van Gaal yang kamis lalu berkata akan memberi Cambridge pelajaran, kehilangan emosinya setelah permainan buruk di babak pertama.

Paska ditiup peluit panjang, para pemain Cambridge dan seluruh pendukung merayakan malam bersejarah itu karena mampu menahan imbang tim yang pada saat itu bernilai 250 juta pounds.

Tapi Van Gaal menyalahkan wasit, lapangan dan lawannya dengan berkata: “Semuanya bahu-membahu melawan kami.”

“Tentu saja ini membuat frustrasi. Kami melakukan kesalahan yang sama saat melawann Yeovil Town dan QPR, kami melakukan gaya permainan yang kurang lebih sama di babak pertama.”

“Lalu saya harus marah lagi. Di babak kedua kami bermain jauh lebih baik dan kami belum keluar dari turnamen. Itulah hal terpenting.

Tapi atmosfer di sini, kebisingannya, sangat fantastis. “Kamu tahu sebelumnya jika kondisi pertandingan semacam ini artinya semua sedang melawanmu.”

“Saya marah tapi ini bagian dari pekerjaanku. Saya sangat senang sekali di paruh babak. Tapi ini tdak selalu sama.”

“Kami telah datang kemari, dan lapangannya kurang baik, tapi itu juga berpengaruh pada gaya bermain yang kami terapkan. Musuh selalu memberikan lebih daripada saat normal. Dan bertahan selalu lebih mudah daripada menyerang.”

“Lalu kami bisa melihat si wasit. Ini selalu sama. Dimanapun saya melatih pertandingan seperti ini dan saya telah melatih bersama klub-klub lain. Kamu bisa memberikan opinimu pada wasit. Saya tidak bisa memaksakannya opiniku kepadamu.”

“Kami tahu segalanya melawan kami. Tapi untuk menang kamu harus mampu survive dan saya tahu juga apa yang pernah saya katakana bahwa menyerang lebih susah daripada bertahan.”

Van Gaal juga memuji Cambridge: Saya hanya bisa memberikan kredit kepada pelath Cambridge (Richard Money), dan para staff mereka sangat luar biasa.

Pada laga itu, pemain kunci seperti Wayne Rooney dan Juan Mata tidak diturunkan. Rooney pada kamis lalu memposting melalui akun twitter-nya bahwa menjadi suatu impian bisa memenangkan FA Cup dan bermain di setiap laga.

Menurut pelatih berkebangsaan Belanda itu, FA Cup menjadi hal penting saat ini bagi United, namun Rooney dan Mata diberikan istirahat lebih karena mereka berdua membutuhkannya.

“FA Cup sangat penting- Ini kompetisi paling penting bagi kami. Untuk memenangkan Premier League sungguh sangat-sangat sulit sekarng, jadi FA Cup menjadi buruan kami sekarang.”

“Saya memberikan Rooney istirahat. Ia sudah fit sekarang. Dan juga Mata, aku memberikannya istirahat.”

“Seperti yang kulakukan pada Carrick dan van Persie di pertandingan melawan Yeovil.”

Sementara itu, manajer Cambridge Richard Money merayakan kemenangan dengan pahlawan FA Cup setelah ia mengklaim pertandingan semalam sungguh pencapaian luar biasa bagi timnya.

“Ini akan menjadi hal yang sungguh luar biasa, di luar ekspektasi kami sejujurnya. Saya tidak tahu apakah ini akan sangat bernilai. Saya pikir pemilik klub mungkin berharp kami tidak mencetak skor kemenangan!”

Ia menambahkan: “Kami melakukan hal yang besar terkait nama, dan juga seragam kami. Kami tidak memiliki pengalaman berjalan bersama di lorong bersama Falcao dan Di Maria.”

“Mereka tidak berpikir bertukar seragam, saya pikir juga tidak. Kami akan membeli satu sekarang! Tidak ada satu dari pemain kami yang meminta seragam ekstra. Tidak satupun.”

Dengan hasil ini maka akan diadakan replays atau tanding ulang di Old Trafford beberapa hari ke depan untuk menentukan siap yang berhak lolos ke putaran kelima.| Nora T. Ayudha

 



back to top