Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Prev Next

Valentino Rossi menuduh Jorge Lorenzo bermain curang

Valentino Rossi menuduh Jorge Lorenzo bermain curang

KoPi| Valentino Rossi mengecam balapan seri terakhir MotoGP di Valencia Spanyol hari Ahad kemarin (8/11), sebagai balapan yang telah direncanakan dimenangkan oleh pesainganya Jorge Lorenzo. Lorenzo yang mengawali balapan di posisi terdepan berhasil memenangi race tersebut.


Rossi memulai balapan di posisi terakhir setelah dijatuhi hukuman seusai balapan sebelumnya di Malaysia, dan pesaing utamanya Jorge Lorenzo di posisi terdepan. Namun Rossi mampu melesat hingga di posisi ke empat yang membuka harapan untuk merengkuh tittle juaranya yang ke-10 dalam karirnya dan tittle kedelapan dalam kancah MotoGP. Tetapi harapanya pupus di dua pembalap Spanyol Marc Marquez dan Dani Pederosa yang finish di urutan dua dan tiga. Rossi menuduh mereka membantu rekan senegara dengan tidak mencoba untuk menang.

"Saya melakukan apa yang saya bisa tapi itu adalah situasi yang aneh melihat Márquez sebagai pengawal Lorenzo. Hal ini memalukan untuk dunia olahraga, "kata Rossi kepada wartawan. "Mudah-mudahan otoritas olahraga akan dapat mengatasinya. Ini adalah akhir yang buruk dalam kejuaraan. Bukan kejuaraan yang sesungguhnya dan seharusnya ini tidak terjadi dalam olahraga."

"Saya selalu melakoni balapan semaksimal mukin dan saya tahu akan ada orang yang akan mengatakan bahwa saya sengaja berada di posisi kedua karena saya ingin Lorenzo menang," sanggah Marquez.

Sementara Lorenzo mengatakan,"Dani melakukan yang terbaik seperti menyalip dengan gila. Kami adalah Spanyol dan gelar tetap di Spanyol. Jika berada di Italia dan dengan dua orang Italia di belakang Rossi kemudian itu akan menjadi sama. "

Perlombaan telah bercampur kontroversi dan juga bekas kasus di Malaysi, yang Rossi diduga menendang Marquez dari motor. Rossi membantah dan menyebutkan itu adalah sabotase dari Marquez. Banding pun diajukan untuk pembatalan memulai balapan dari grid terakhir. Sementara Marquez dan keluarganya mengeluh telah diteror oleh media Italia dan akan memprosesnya lewat jalur hukum.

Balapan berjalan tidak terlalu mengejutkan, dengan Lorenzo memimpin dari awal hingga akhir, sementara Rossi berhasil naik sejauh yang dia bisa. Rossi finish dengan selisih catatan waktu 19,7 detik dari posisi ke-3. | Roni| theguardian.com |

back to top