Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Utusan PBB: Harus ada upaya atasi krisis al-Aqsa pada hari Jumat

Utusan PBB: Harus ada upaya atasi krisis al-Aqsa  pada hari Jumat

Yerusalem-KoPi| Utusan Timur Tengah PBB mengatakan sebuah solusi sangat dibutuhkan pada hari Jumat untuk menghadapi krisis kompleks Masjid al-Aqsa di Yerusalem. Krisis ini memiliki Potensi penghabisan biaya besar yang jauh melebihi krisis tembok Kota Tua.

"Sangat penting bahwa solusi terhadap krisis saat ini dapat ditemukan pada hari Jumat," kata Nickolay Mladenov kepada wartawan pada hari Senin setelah memberikan briefing tutup kepada Dewan Keamanan PBB ,Selasa (25/7).

Nickolay mengatakan jika sampai siklus salat jumat nanti tidak solusi maka bahaya dilapangan pun akan terus menginkat.

"Bahaya di lapangan akan meningkat jika kita melewati siklus doa Jumat yang lain tanpa resolusi untuk krisis saat ini,"ujar Nickolay

Pada hari Senin,duta besar Inggris untuk PBB,Mathhew Maycroft juga telah meminta kepada "semua pihak untuk mengecam kekerasan".

Matthew Rycroft menuturkan kepada wartawan di markas besar PBB di New York City bahwa penting bagi seluruh Dewan Keamanan seolah "berdiri bersama melakukan apa yang kita bisa untuk membantu membawa perdamaian ke Timur Tengah".

Kuartet Timur Tengah Rusia, AS, Uni Eropa dan PBB dalam sebuah pernyataan mendorong Israel dan Yordania untuk bekerja sama demi de-eskalasi, mengaris bawahi peran khusus Kerajaan Hashemite sebagaimana diakui dalam perjanjian damai dengan Tel Aviv.

Sementara itu, Pengadilan Tinggi Yordania mengeluarkan sebuah pernyataan pada hari Senin yang mengatakan bahwa Raja Abdullah II (Palestina) telah membahas krisis tersebut dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, yang menekankan perlunya menghapus tindakan keamanan yang diambil oleh pasukan keamanan Israel.

Dia juga menyoroti pentingnya menyetujui langkah-langkah di masa depan untuk mencegah terulangnya eskalasi tersebut dan memastikan penghormatan terhadap situasi historis dan hukum di tempat suci tersebut.

Kronologi pembatasan.

Ketegangan meningkat sejak Israel memasang detektor logam dan kamera CCTV di tempat masuk ke kompleks masjid al-Aqsa yang dikelola kaum muslim setelah dua petugas polisi ditembak mati oleh orang-orang bersenjata pada 14 Juli.

Orang-orang Palestina melihat langkah tersebut sebagai langkah Israel yang menegaskan penguasaan atas situs tersebut.

Mereka menolak masuk kompleks masjid Al-Aqsa sebagai protes dan telah berdoa di jalan-jalan di luar Masjid sebagai gantinya.

Bentrokan pecah saat demonstrasi terkait tindakan pembatasan beribadah tersebut, menyebabkan lima orang Palestina tewas dan ratusan lainnya cedera .

Tiga orang Israel juga tewas ketika seorang warga Palestina menyelinap masuk ke sebuah rumah di permukiman Tepi Barat dan menikam tiga orang tersebut.

Ketua Liga Arab ,Ahmed Abul Gheit pada Minggu(23/7)menuduh Israel dengan istilah"bermain dengan api" lewat langkah-langkah keamanan. Dan, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyebut tindak langkah Israel sebagai penghinaan terhadap dunia Muslim.

Kompleks tersebut dikenal oleh umat Islam sebagai Tempat Suci dan Kaum Yahudi menyebutnya sebagai kuil di Gunung . Sementara lokasi Kompleks terletak di Yerusalem Timur.

Menilik kebelakang, Masjid tersebut disita oleh Israel saat Perang Enam Hari tahun 1967 , kemudian dianeksasi pada sebuah gerakan yang tidak pernah diakui oleh masyarakat internasional. (Sumber Al-Jazeera)

.

back to top