Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Unggulan teratas tumbang di babak kedua

Unggulan teratas tumbang di babak kedua

Jakarta-KoPi| Unggulan pertama tunggal taruna putri di arena Djarum Sirkuit Nasional Premier (Djarum Sirnas Premier) Li Ning Jakarta Open 2016, Aurum Oktavia Winata harus angkat koper di babak kedua. Berhadapan dengan wakil Korea, Kim Yeo Reum.

Bermain di lapangan pertama GOR Asia Afrika pada Kamis (5/5) siang, Aurum terlihat tak bisa lepas dari tekanan sang lawan. Di sepanjang game pertama, Aurum kerap tertinggal. Ia pun akhirnya menyerah 12-21 di game pembuka ini. Keadaan tak jauh lebih baik di game kedua. Aurum kian tertekan, tertinggal 3-11 di interval, Aurum kandas di babak kedua dengan 9-21.

“Cukup bingung tadi di lapangan. Pola permainan cukup sulit ditebak. Saat saya mencoba untuk bermain rally, lawan mengubah pola permainannya jadi cepat. Saat saya mencoba untuk menerapkan tempo permainan cepat, lawan malah bisa lebih cepat,” ujar unggulan teratas asal Jaya Raya ini.

Aurum pun menuturkan bahwa dirinya cukup kecewa dengan hasil yang ia torehkan di Djarum Sirnas Premier perdana ini. “Kecewa dan tidak puas dengan pertandingan tadi. saya bahkan tidak capek, tapi ya memang sudah kalah. Saya juga sudah mempersiapkan diri dengan matang, tetapi justru permainan terbaik saya tidak keluar di pertandingan tadi,” tambahnya.

Usai tersingkir di babak kedua Djarum Sirnas Premier Jakarta ini, Ia pun menuturkan akan melakukan beberapa evaluasi atas kekalahannya dari wakil negeri ginseng itu. Dan selanjutnya, Aurum akan tampil di negeri gajah putih, Thailand. “Selanjutnya saya akan bermain di Thailand International Challenge. Di sana kan main di nomor dewasa, saya berharap bisa memberikan permainan terbaik dan nothing to lose saja,” pungkasny.

back to top