Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

Unggulan teratas tumbang di babak kedua

Unggulan teratas tumbang di babak kedua

Jakarta-KoPi| Unggulan pertama tunggal taruna putri di arena Djarum Sirkuit Nasional Premier (Djarum Sirnas Premier) Li Ning Jakarta Open 2016, Aurum Oktavia Winata harus angkat koper di babak kedua. Berhadapan dengan wakil Korea, Kim Yeo Reum.

Bermain di lapangan pertama GOR Asia Afrika pada Kamis (5/5) siang, Aurum terlihat tak bisa lepas dari tekanan sang lawan. Di sepanjang game pertama, Aurum kerap tertinggal. Ia pun akhirnya menyerah 12-21 di game pembuka ini. Keadaan tak jauh lebih baik di game kedua. Aurum kian tertekan, tertinggal 3-11 di interval, Aurum kandas di babak kedua dengan 9-21.

“Cukup bingung tadi di lapangan. Pola permainan cukup sulit ditebak. Saat saya mencoba untuk bermain rally, lawan mengubah pola permainannya jadi cepat. Saat saya mencoba untuk menerapkan tempo permainan cepat, lawan malah bisa lebih cepat,” ujar unggulan teratas asal Jaya Raya ini.

Aurum pun menuturkan bahwa dirinya cukup kecewa dengan hasil yang ia torehkan di Djarum Sirnas Premier perdana ini. “Kecewa dan tidak puas dengan pertandingan tadi. saya bahkan tidak capek, tapi ya memang sudah kalah. Saya juga sudah mempersiapkan diri dengan matang, tetapi justru permainan terbaik saya tidak keluar di pertandingan tadi,” tambahnya.

Usai tersingkir di babak kedua Djarum Sirnas Premier Jakarta ini, Ia pun menuturkan akan melakukan beberapa evaluasi atas kekalahannya dari wakil negeri ginseng itu. Dan selanjutnya, Aurum akan tampil di negeri gajah putih, Thailand. “Selanjutnya saya akan bermain di Thailand International Challenge. Di sana kan main di nomor dewasa, saya berharap bisa memberikan permainan terbaik dan nothing to lose saja,” pungkasny.

back to top