Menu
Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi | Balai Penyel...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Gerakan Filantropi Islam Sebagai Deradikalisasi

Gerakan Filantropi Islam Sebagai De…

Sleman-KoPi| Dewasa ini, ...

Pakde Karwo: Kunci Perjuangan adalah Persatuan dan Kesatuan

Pakde Karwo: Kunci Perjuangan adala…

Jatim-KoPi| Salah satu ku...

Jaminan Kemerdekaan Kekuasaan Kehakiman Masih Berpusat Pada Institusi Bukan Hakim Secara Personal

Jaminan Kemerdekaan Kekuasaan Kehak…

Sleman-KoPi|Kemerdekaan k...

Merapi Naik ke Status Waspada, Gempa Tremor dan Vulkanik Sempat Muncul Saat Letusan Freaktif.

Merapi Naik ke Status Waspada, Gemp…

Jogja-KoPi|Setelah Gunung...

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi | Gunung Merap...

Prev Next

UMY resmikan pembangunan gedung baru Admisi

UMY resmikan pembangunan gedung baru Admisi

Bantul-KoPi| Untuk menunjang internasionalisasi, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) kembali meningkatkan fasilitasnya dengan membangun gedung baru. Pada Selasa (13/12) UMY meresmikan pembangunan gedung Admisi yang baru, tepatnya di area parkir depan gedung AR. Fachruddin B. Pembangunan gedung ini dinilai sebagai kebutuhan UMY karena jumlah peminat UMY yang semakin meningkat setiap tahunnya.

Sebelum meresmikan pembangunan gedung Admisi yang baru, Wakil Rektor I UMY, Dr. Ir. Gunawan Budiyanto, M.P, menyampaikan bahwa pembangunan gedung baru tersebut sudah direncanakan sejak 6 tahun lalu. Perencanaan tersebut juga dalam rangka mendorong internasionalisasi UMY, khususnya terkait usaha UMY untuk mendorong sektor akademik.

"Universitas di luar negeri yang memiliki standar internasional sangat kuat dalam segi akademiknya. Oleh karenanya kita juga perlu berusaha untuk mendorong sektor akademik, salah satunya dengan memindahkan ruang admisi ke gedung yang baru. Apalagi setiap tahun juga saat ini sudah banyak mahasiswa internasional yang mendaftar ke UMY, jadi harus didukung dengan pelayanan yang baik," ujar Gunawan.

Sementara itu Wakil Rektor III UMY, Sri Atmaja P. Rosyidi, Ph.D menjelaskan bahwa gedung Admisi yang baru nantinya akan dibangun dengan 2 lantai. "Lantai dasar akan digunakan sebagai parkiran sepeda motor. Lantai 1 akan digunakan sebagai ruang informasi, pendaftaran, layanan service, dan pembayaran. Sedangkan lantai 2 akan digunakan sebagai ruang pengurus dan staff, ruang CBT (Computer-Based Test), ruang server, ruang arsip dan ruang kemitraan," jelas Sri.

Sri menambahkan bahwa gedung yang akan dibangun dengan konsep green building tersebut akan diselesaikan dalam waktu 8 bulan. Pembangunan gedung Admisi juga akan melibatkan beberapa dosen dari Fakultas Teknik UMY sendiri.

"Gedung akan dibangun dengan konsep green building dengan AC (Air Conditioner) dibuat secara efisien dan terpusat serta ramah lingkungan. Untuk itu kita akan melibatkan dosen dari Teknik Elektronik, yakni pak Agus Jamal. Kita juga akan melibatkan dosen Teknik Sipil untuk segi pembangunan gedung," tambah Sri.

Selepas peresmian pembangunan gedung Admisi kemudian dilanjutkan dengan peresmian Wall of Fame di depan gedung AR. Fachruddin A. Sri menjelaskan bahwa Wall of Fame merupakan dokumentasi sejarah atas pencapaian prestasi UMY selama ini. "Apa yang sudah kita capai seperti QS Star, Green Campus, dan prestasi tingkat nasional lainnya kita tampilkan di sini," ungkap Sri. Peresmian Wall of Fame tersebut dilakukan oleh Wakil Rektor II UMY, Dr. Suryo Pratolo, M.Si., Akt, CA, AAP. |Deansa|

back to top