Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

UGM suplai logistik pakan hewan korban bencana

UGM suplai logistik pakan hewan korban bencana
YOGYAKARTA, 08 OKTOBER 2017 – Fakultas Peternakan (Fapet) Universitas Gadjah Mada (UGM) bekerjasama dengan Tim Posko Bersama mengirimkan suplai logistik pakan bagi hewan para korban bencana alam Gunung Agung, Karangasem, Bali.
 
“Fapet UGM dan Tim Posko Bersama telah mensuplai logistik pakan bagi hewan para korban bencana alam Gunung Agung, di Bali,” ujar Kordinator Posko Bersama, Bambang Suwignyo, Ph.D, dalam keterangan tertulisnya usai menerima laporan pemberian logistik pakan bagi hewan para korban bencana alam di Gunung Agung, Bali, di Kampus Fapet UGM, Yogyakarta, Minggu (08/10/2017).
 
Bambang menjelaskan, berdasarkan informasi dari Satuan Tugas (Satgas) Peternakan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), hingga saat ini ada sekitar 4.678 ternak terevakuasi dari zone merah atau dibawah jarak 12 km dari target 20 ribu posko yang terdistribusi dalam 40 posko. 
 
Ternak, kata dia, di dominasi oleh sapi dengan jumlah sebanyak 4.053 ekor. Oleh karena itu, lanjutnya, pakan juga diperlukan agar para pemilik sapi tidak perlu kembali masuk ke zone merah untuk mencari pakan bagi ternaknya.
 
Hindari Bahaya
 
Bambang menjelaskan, jika para peternak kembali ke zone merah, maka akan sangat berisiko dan membahayakan keselamatan peternak.
 
Itu sebab, upaya menjauhkan orang dan ternak dari bahaya erupsi Gunung Agung bisa sia-sia jika setelah evakuasi dan berada di pengungsian pada zone aman, namun masih ada peternak yang masuk zone merah karena alasan mencari pakan ternaknya.
 
“Kita semua tidak ada yang tahu, sampai kapan aktivitas rescue akan berlangsung, karena sangat tergantung pada status Gunung Agung. Karena itu, Posko Bersama siap membantu menyalurkan bantuan para dermawan untuk kemanusiaan di Bali,” jelas Bambang yang juga Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Kerjasama Fapet UGM itu.
 
Sinergi Bersama
 
Lebih jauh, Bambang menuturkan bahwa Posko Bersama Fapet UGM merupakan bentukan dan hasil kerjasama dengan ISPI, Gapuspindo, AINI, Persepsi, dan FPPTI. Tim Posko Bersama, ucap dia, telah bekerja sama hampir 10 hari dan bahu-membahu dengan berbagai elemen rescue Gunung Agung, seperti Satgas Ternak BNPB, dan yang lainnya.
 
“Kami juga bersinergi bersama perguruan tinggi setempat, seperti Universitas Udayana untuk bekerja bagi atas nama kepedulian dan kemanusiaan. Fokus kami ada pada penanganan ternak terdampak aktivitas Gunung Agung yang berstatus Awas,” papar Bambang lagi. 
 
Distribusi Pakan
 
Ia menambahkan, Fapet UGM, Gapuspindo, ISPI dan PT Widodo Makmur melalui Posko Bersama telah melakukan dropping pakan berupa konsentrat, sejumlah 21 ton. Sedangkan Universitas Udayana, Bali melakukan dropping jerami padi pada Sabtu-Ahad (7- 8 Oktober 2017).
 
Serah terima dari relawan Posko Bersama diwakili Humaidi dan Surah, serta diterima oleh IKG Natakusuma sebagai Satgas Ternak BNPB. 
 
“Pak Nata sangat sumringah dan menyampaikan apresiasi terimakasih atas support pakan dan kerjasama Posko Bersama selama ini. Untuk selanjutnya pakan tersebut akan didistribusikan oleh BNPB sesuai keperluan, karena mereka menerapkan satu pintu masuk dan keluar atas setiap bantuan,” tandas Bambang menutup keterangan tertulisnya. 
 
 
back to top