Menu
Inkubasi Tahap 1 Resmi Buka Gelaran Soprema 2018

Inkubasi Tahap 1 Resmi Buka Gelaran…

Jogja-KoPi| Kegiatan Inku...

Lestarikan Budaya Tradisional, UAJY Adakan Lomba Jemparingan

Lestarikan Budaya Tradisional, UAJY…

Jogja-KoPi| Universitas A...

Niagahoster Devcussion 2.0 Dorong ​Web-Professional Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Dorong ​…

Yogyakarta, 25 September ...

Lantik Heru Tjahjono, Pakde Karwo Ingatkan Dua Fungsi Sekda

Lantik Heru Tjahjono, Pakde Karwo I…

Surabaya-KoPi| Sesuai UU ...

Kepa BNPT Ajak Mahasiswa UGM Jauhi Paham Radikal

Kepa BNPT Ajak Mahasiswa UGM Jauhi …

 JogjaKoPi| Kepala B...

Bupati dan Walikota Harus Mengacu dengan Visi Misi Presiden

Bupati dan Walikota Harus Mengacu d…

Surabaya-KoPi| Bupati dan...

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis Soprema 2018 untuk Sociopreneur Muda dari 16 Provinsi Indonesia

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis S…

Jogja-KoPi| Rangkaian gel...

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi Bisa Dilatih

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi …

Jogja-KoPi| Pakar Manajem...

Raih Doktor Usai Meneliti Transformasi Budaya Organisasi Perguruan Tinggi

Raih Doktor Usai Meneliti Transform…

Jogja-KoPi| Transformasi ...

Prev Next

UAJY mengenalkan Indonesia Raya Incorporated (IRI)

UAJY mengenalkan Indonesia Raya Incorporated (IRI)

SLEMAN- Permasalahan di sektor ekonomi saat ini semakin beragam. Mulai dari meluapnya para koruptor, praktik jual beli jabatan, isu tenaga kerja asing dan sumber-sumber ekonomi yang dikuasai negara asing serta kemiskinan tak luput dari sorotan.

Beragam pertanyaan muncul ketika membahas mengenai hal-hal tersebut. Indonesia sudah merdeka lebih dari 70 tahun, akan tetapi pada realitanya kemakmuran dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia masih dipertanyakan.

Indonesia Raya Incorporated (IRI) menjadi jawaban dari berbagai pertanyaan tersebut. IRI merupakan perkawinan antara BUMN dan BUMD di sebuah sumber ekonomi dengan melibatkan penyertaan modal dari BUMD provinsi dan kabupaten seluruh Indonesia yang digagas oleh Gerakan Ekayastra Unmada Semangat Satu Bangsa.

Rabu (8/3), Prodi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi Universitas Atma Jaya Yogyakarta (FE UAJY) berkesempatan menggelar Diskusi Perekonomian Indonesia bertajuk Indonesia Raya Incorporated “Perkawinan” BUMN dan BUMD bertempat di Ruang Seminar Lantai 2 Gedung Bonaventura UAJY.

Pembicara dalam diskusi ini adalah A.M Putut Prabantoro, S.H., M.B.A yang merupakan Koordinator Gerakan Ekayastra Unmada sekaligus pencetus Indonesia Raya Incoporated dan dimoderatori oleh Dr. Y Sri Susilo Msi. dosen UAJY dan juga 1 dari 16 tokoh IRI.

Dalam presentasinya Putut memaparkan bagaimana konsep IRI mengejewantahkan pasal 33 UUD 1945 mengenai perekonomin yang disusun sebagai usaha bersama dan penguasaan negara yang sebesar-besarnya demi kemakmuran rakyat.

Munculnya gagasan IRI dijelaskan oleh Putut lewat berbagai contoh isu dan kasus di negeri ini seperti halnya mengenai BUMN yang tidak bisa bebas dari kelompok kepentingan (Garuda Indonesia dan Pertamina), serikat pekerja di obyek vital seperti serikat pekerja Pertamina di Cilacap yang dapat melakukan aksi demo.

“Dengan IRI kedaulatan, keamanan, pertahanan, budaya, nilai, NKRI, dan demokrasi akan terjaga jadi mengikat semuanya. IRI akan memperkuat BUMN, seperti Pertamina, PLN, PAM, dan bank-bank nasional masing- masing akan terkelola secara transparan, fokus dan profesional sehingga akan mampu menjadi lokomotif-lokomotif ekonomi yang akan menarik gerbong – gerbong (BUMD) ekonomi daerah,” ungkap pria kelahiran Palembang tersebut.

Selain membahas mengenai IRI. Putut juga menjelaskan bagaimana Eeergi sebagai alat strategis pemersatu bangsa. Dalam argumennya, Putut menyampaikan bahwa semua aktivitas perekonomian (industri hulu dan hilir) dikendalikan oleh energi oleh karena itu sesuai pasal 33 UUD 1945, sumber energi harus dikuasai oleh negara (pusat dan daerah) untuk kemakmuran sebesar-besarnya untuk rakyat Indonesia.

“Energi adalah roda pemutar ekonomi maka Energi harus diawasi,” jelasnya.

Tidak hanya memaparkan mengenai IRI dan energi, Putut turut meminta mahasiswa untuk kritis terhadap apa yang terjadi dimasyarakat agar kelak bisa menjadi pemimpin yAng mampu menyejahterakan rakyatnya.

“Masa depan Indonesia ditentukan oleh Anda,” pungkasnya. | Yustina Putri

back to top