Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Tulang Dinosaurus ditemukan di Laut Merah, Arab Saudi

Tulang Dinosaurus ditemukan di Laut Merah, Arab Saudi

KoPi| Dinosaurus untuk pertama kalinya telah ditemukan di Arab Saudi, hingga mejadi sorotan karena betapa besarnya makhluk-makhluk tersebut. Ilmuwan telah menemukan tulang ekor dari “titanosaurus”, makhluk raksasa pemakan tumbuhan, juga dengan giginya yang panjangnya 6 meter, yang dikira merupakan saudara jauh dari Tyrannosaurus rex.

Fosil-fosil yang telah berumur 72 juta tahun silam tersebut telah ditemukan di bagian barat laut Arab Saudi, di sekitar pantai Laut Merah.

Ketika dinasaurus masih hidup, luas Arab sebagian besar ada di bawah laut dan membentuk tepi laut di bagian utara benua Afrika.

Dr. Benjamin Kear, dari Uppsala University di Swedia, memimpin penelitian pada penemuan tersebut.

“Fosil-fosil dinosaurus jarang sekali ditemukan di Arabian Peninsula (Semenanjung Arab), hanya dengan segenggam pecahan-pecahan tulang sejauh ini,” dia mengatakan.

“Penemuan ini penting bukan karena bukan hanya karena sisa-sisa fosil tersebut telah ditemukan, tapi juga karena kita akan bisa mengidentifikasi fosil-fosil tersebut.”

“Sungguh, fosil-fosil ini merupakan dinosaurus yang bisa dikenali yang didapat dari semenanjung Arab.”

Titanosaurus tersebut diidentifikasi oleh para peneliti sebagai makhluk yang lamban dengan leher dan ekor yang panjang yang memiliki 4 kaki.

|News.com.au|Fahrurrazi

 

back to top