Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Tulang Dinosaurus ditemukan di Laut Merah, Arab Saudi

Tulang Dinosaurus ditemukan di Laut Merah, Arab Saudi

KoPi| Dinosaurus untuk pertama kalinya telah ditemukan di Arab Saudi, hingga mejadi sorotan karena betapa besarnya makhluk-makhluk tersebut. Ilmuwan telah menemukan tulang ekor dari “titanosaurus”, makhluk raksasa pemakan tumbuhan, juga dengan giginya yang panjangnya 6 meter, yang dikira merupakan saudara jauh dari Tyrannosaurus rex.

Fosil-fosil yang telah berumur 72 juta tahun silam tersebut telah ditemukan di bagian barat laut Arab Saudi, di sekitar pantai Laut Merah.

Ketika dinasaurus masih hidup, luas Arab sebagian besar ada di bawah laut dan membentuk tepi laut di bagian utara benua Afrika.

Dr. Benjamin Kear, dari Uppsala University di Swedia, memimpin penelitian pada penemuan tersebut.

“Fosil-fosil dinosaurus jarang sekali ditemukan di Arabian Peninsula (Semenanjung Arab), hanya dengan segenggam pecahan-pecahan tulang sejauh ini,” dia mengatakan.

“Penemuan ini penting bukan karena bukan hanya karena sisa-sisa fosil tersebut telah ditemukan, tapi juga karena kita akan bisa mengidentifikasi fosil-fosil tersebut.”

“Sungguh, fosil-fosil ini merupakan dinosaurus yang bisa dikenali yang didapat dari semenanjung Arab.”

Titanosaurus tersebut diidentifikasi oleh para peneliti sebagai makhluk yang lamban dengan leher dan ekor yang panjang yang memiliki 4 kaki.

|News.com.au|Fahrurrazi

 

back to top