Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Tradisi gelar lapak dipinggir jalan kala ramadhan.

Tradisi gelar lapak dipinggir jalan kala ramadhan.
Surabaya - KoPi | Tak terasa, Ramadhan sudah kian dekat. Selalu ada hal unik dan tradisi terntentu untuk menyambutnya. Para ibu-ibu di gubeng kertajaya misalnya, bersiap untuk membuka lapak dipinggir jalan.

Memang, tradisi ini tidak hanya dimiliki warga sini. Bahkan dibelahan kota lainnya juga memiliki tradisi yang sama. Baik para pedagang asli maupun para pedagang yang pada hari biasa tidak berdagangpun turut membuka lapak.

"Saya biasa jualan kolak. Cuma pas Ramadhan aja. Pasarnya kan ramai. Buka lapak pake meja dipinggir jalan aja" ujar Aminah salah satu pedagang. Mereka tengah bersiap. Seperti menentukan lapak dengan ukuran-ukuran meter dan mempersiapkan alat agar lapaknya ramai dikunjungi pencari takjil.

Namun, sayangnya area perdagangan mereka ini terletak dipinggir jalan besar. Sehingga lapak mereka kerap menganggu pengguna jalan. Bahkan menuai kemacetan yang panjang.

"Iya sadar sih bikin macet. Tapi gimana ya mbak, kebutuhan. Kalo gak buka di pinggir jalan pasti gak laku" ujar Tia salah satu pedagang takjil ketika Ramadhan.

Para pembeli biasanya memarkir kendaraan asal. Sehingga jalan raya yang menjadi tempat pelintasan kendaraan menjadi sempit. Tidak sedikit yang akhirnya terpaksa berbuka puasa di tengah jalan.

Penghasilan yang didapatkan Aminah saat menjadi pedagang takjil diakui lumayan besar. "Bisa jutaan mbak. Alhamdulillah buat tambahan pas lebaran. buat beli baju sama ngasih ampau saudara" tutur Aminah. | Labibah

back to top