Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Tips merawat bayi yang sedang pilek

Tips merawat bayi yang sedang pilek

Surabaya-KoPi | Pilek tidak jarang menyerang bayi. Sesungguhnya pilek merupakan reaksi daya tahan tubuh melawan infeksi seperti flu. Pada proses penyembuhan, pilek muncul adalah reaksi atau gejala yang sangat mengganggu. Bayi sering kesulitan bernapas (hidung tersumbat) karena usianya yang masi beberapa bulan atau di bawah dua tahun belum mampu secara mandiri mengeluarkan lendir pilek. Dokter spesialis anak Dini Adityarini, memberi beberapa tips merawat pilek pada bayi secara tepat.

1. Inhalasi secara natural

Inhalasi adalah penguapan agar terjadi proses perenggangan pada jalur-jalur otot hidung dan tenggorokan. Rumah Sakit biasanya menyediakan fasilitas ini untuk pertolongan pada penderita sesak nafas. Nah, para ibu bisa menggunakan teknik inhalasi secara natural untuk bayi yang sedang pilek dan tersumbat.

Caranya masukkan minyak telon 1 sendok makan kedalam satu ember kecil (1 liter). Setelah itu aduk rata sampai aroma minyak telon keluar. Letakkan ember di sekitar bayi sehingga dia bisa menghirup uap. Atau, ibu bisa menggendong bayi secara hati-hati di atas ember kecil agar uap bisa terhirup oleh bayi.

2. Relaksasi hidung bayi

Ibu bisa melakukan relaksasi pada hidung bayi dengan cara pemberian pijitan-pijitan halus di sekitar bagian atas hidung dan antara dua alis. Gunakan dua tetes minyak telon ketika memberi relaksasi. Cara ini bisa membantu lebih longgar pada hidung bayi. Selanjutnya urut pelan kebawah hidung kanan kiri agar bisa mengeluarkan lendir. Lakukan secara hati-hati dan pelan. Siapkan tisu untuk membersihkan lendir yang keluar.

3. Larutan garam pada lubang hidung bayi

Cara yang cukup ampuh adalah memberikan larutan garam yang mampu mencairkan gumpalan lendir. Larutkan tiga (3) sendok teh kedalam 250 ml air hangat. Gunakan pipet bayi atau semprotan bayi untuk memasukan larutan garam tersebut. Lakukan ini secara hati-hati dengan meneteskan sebanyak satu atau dua tetesan. Sebaiknya para ibu yang belum memiliki pengalaman ini bisa berkonsultasi pada bidan atau orang tua yang sudah pernah melakukannya.

4. Posisi tidur

Hidung tersumbat akibat pilek selalu sebelah kanan atau kiri saja. Bantu bayu untuk tidur dalam posisi kepala lebih tinggi dari badannya. Jika bayi usia dua tahun yang telah bisa menunjukkan sebelah mana sumbatan hidung, maka ibu bisa membantu bayi tidur miring berlawanan dengan hidung yang tersumbat. Misal hidung sebelah kanan tersumbat maka bayi tidur miring ke kiri.

Pada dasarnya, menurut dokter Dini Adityarini, perawatan pilek dan hidung tersumbat membutuhkan ketelatenan serta kesabaran. Pada saat bersamaan terus berikan ASI secara maksimal kepada bayi agar nutri tercukupi. | WNA

back to top