Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Tiga siswi melarikan di ke Suriah, diduga bergabung ISIS

Tiga siswi melarikan di ke Suriah, diduga bergabung ISIS

KoPi|Tiga siswi Shamima Begum (15), Kadiza Sultana (16) dan Amira (15) melarikan diri ke Suriah. Mereka masing-masing berasal dari Turki dan Inggris. Adanya kelemahan dalam sistem pemeriksaan paspor di perbatasan membuat mereka lolos ke Suriah.

Pihak angkatan darat Inggris dan pihak maskapai Turkish Airlines gagal mempertanyakan gadis-gadis di bawah umur ini hendak pergi ke mana. Sebelumnya seorang gadis berumur 15 tahun asal London pernah sendirian ke Turki pada bulan Desember lalu melanjutkan perjalanannya ke Suriah.

Mantan kepala Angkatan perbatasan Brodie Lark mengatakan ada kesengajaan serius dalam keamanan perbatasan,terutama dalam pemeriksaan paspor.
Gadis-gadis itu menumpang pesawat Turkish Airlines TK 1966 tujuan ke Istambul. Namun pada pukul 18.40 terlihat di kota Suriah Tal Abyad sabtu lalu, terlihat mereka di dalam sebuah mobil dengan seorang laki-laki.

Ayah Amira Husen (47) beserta keluarganya tidak bisa berhenti menangis. Ia mengatakan sebelumnya tidak merasa curiga sama sekali terhadap putrinya.
Sedangkan Shamima meminta izin kepada ibunya, bahwa dia ada kelas ekstarakulikuler di sekolahnya.
Tuduhan mengikuti ISIS terdeteksi dari aktivitas Shamima menjadi follower ISIS melalui twitter yang bernama UMM Waqqas. Diduga yang membujuk mereka adalah mantan siswi public schoolgirl Aqsa Mahmood (20) untuk pergi ke Suriah.|Mirror.co.uk|MNC|

back to top