Menu
Jogja International Street Performance 2017

Jogja International Street Performa…

Jogja-KoPi| Dinas Pariwis...

Kemenag restui pemutaran dan pembuatan film G30S/PKI

Kemenag restui pemutaran dan pembua…

Sleman-KoPi| Kementrian A...

Menag meralat makna radikalisme agama

Menag meralat makna radikalisme aga…

Sleman-KoPi|Menteri Agama...

Brigjen TNI Wirana Prasetya Budi, S.E. Jabat Wakil Gubernur Akmil

Brigjen TNI Wirana Prasetya Budi, S…

Akademi Militer (22/09/20...

Gus Ipul : Buka Pergusmad V di Lumajang

Gus Ipul : Buka Pergusmad V di Luma…

Lumajang-KoPi| Wakil Gube...

Gus Ipul Harapkan Persadin Lahirkan Seniman dan Atlet Handal Jatim

Gus Ipul Harapkan Persadin Lahirkan…

Malang-KoPi| Persadin (Pe...

Gus Ipul Apresiasi POC Promosikan Wisata Jatim

Gus Ipul Apresiasi POC Promosikan W…

Batu-Malang| Gus Ipul – s...

DPR dinilai kurang becus bahas isu nuklir

DPR dinilai kurang becus bahas isu …

Sleman-KoPi|Peneliti Inst...

Gus Ipul Ajak Siswa Jadi Generasi Unggul dengan Doa, Usaha, Ilmu dan Tawakal

Gus Ipul Ajak Siswa Jadi Generasi U…

Surabaya-KoPi| Wakil Gube...

Gubernur Jatim Ingatkan Tentang Integritas

Gubernur Jatim Ingatkan Tentang Int…

Surabaya-KoPi| Para pejab...

Prev Next

Tewasnya mahasiswa Maluku diduga melibatkan tiga anggota Polda DIY

Tewasnya mahasiswa Maluku diduga melibatkan tiga anggota Polda DIY

Sleman-KoPi|Tewasnya mahasiswa Maluku dalam kasus kekerasan di Kedai Kopi Ibrik, Barbasari, Jum'at (9/6) diduga melibatkan tiga anggota Polda DIY.

Kapolsek Depok Barat,Sukirin Hariyanto menerangkan kekerasan yang berujung ke hilangnya nyawa salah seorang mahasiswa dengan inisial MD dari Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta,membawa dugaan keterlibatan 3 anggota Polda pada kekerasan ini

"Kejadian kemarin dinihari melibatkan rekan-rekan maluku dan beberapa oknum yang diduga dari anggota Dalmas Polda DIY,"katanya saat dijumpai di Kantor Polsek Depok Barat,Sabtu (10/6)

Kronologi kejadian kekerasan mahasiswa tersebut dimulai sekitar pukul 2.30 Jumat dini hari dirinya mendapati Korban MD dan rekannya yang sudah kesakitan bersama tiga Anggota Pengendali Massa (Dalmas) Polda DIY di Kantor Polsek Depok Barat.

Melihat kondisi korban yang sudah kesakitan dan kondisi MD yang berada dalam kondisi pingsan disertai kejang-kejang, ia pun memerintahkan agar kedua korban segera dilarikan ke RS Bhayangkara. Meski demikian korban MD tidak menunjukkan kondisi membaik,dan menunjukkan kondisi kritis.

Korban MD pun dibawa ke RS Sardjito di siang harinya. Namun pada pukul 13.15, korban dinyatakan meninggal dunia.

Sukirin menegaskan anggotanya tidak terlibat dengan tindak kekerasan tersebut. Kasus ini diduga terkait dengan tiga anggota Satuan Dalmas Direktorat Samapta Bhayangkara (Ditsabhara) Polda DIY.

Kasus ini pu n menurutnya sudah ditangani pihak Polda yang akan mengusut tiga anggota Dalmas Sabhara. Mereka akan diperiksa dalam dugaan pelanggaran etik dan disiplin.

"Karena dugaan ini anggota polisi Polda,maka urusannya harus bersama Direskimum Polda. Nantinya penanganan kode etik dan disiplin itu ditangani oleh Propam Polda,"tambahnya.

Sementara itu dari pihak Polda sendiri belum bisa dimintai keterangan atas kejadian ini. Beberapa kali telepon ke Polda dialihkan dan tidak dijawab,dan pihak Direskimum dan Propam saat didatangi ke Polda masih dalam kondisi kantor tertutup.| Syidiq Syaiful Ardli

back to top