Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Tenaga kesehatan di Sierra Leone 100 kali berisiko terkena ebola

Tenaga kesehatan di Sierra Leone 100 kali berisiko terkena ebola

Sierra Leone-KoPi-Petugas kesehatan di Sierra Leone 100 kali berisiko terkena Ebola daripada masyarakat umum, menurut sebuah laporan baru. Bisa saja di rumah sakit perlindungan Ebola gagal. Petugas kesehatan membentuk komunitas mereka sendiri. Ketika salah satu sakit atau meninggal, korban dapat menginfeksi sesama petugas medis.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengatakan bahwa petugas kesehatan seperti dokter dan perawat sangat beresiko terinfeksi Ebola. 622 petugas kesehatan telah terinfeksi dan 346 dari mereka telah meninggal di semua negara yang terkena dampak Ebola. Di Sierra Leone hanya ada sekitar 2.400 petugas medis, sepertiga dari jumlah penduduk  6 juta orang.

"Mereka harus membayar mahal dengan kehilangan petugas kesehatan," kata Dr. Peter Kilmarx dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit yang memimpin penyelidikan atas tingkat infeksi yang tinggi di Sierra Leone.

Sepuluh dokter telah meninggal karena Ebola saat ini, termasuk Dr. Martin Salia, yang meninggal setelah dievakuasi ke Universitas Nebraska untuk perawatan darurat bulan lalu.

"Kami pikir terinfeksinya petugas kesehatan adalah sebuah kegagalan alat pelindung diri," kata Kilmarx NBC News. "Tapi ada begitu banyak cara yang berbeda mereka terinfeksi Ebola."|Irfan Ridlowi|nbcnews.com|

 

back to top