Menu
Merapi Naik ke Status Waspada, Gempa Tremor dan Vulkanik Sempat Muncul Saat Letusan Freaktif.

Merapi Naik ke Status Waspada, Gemp…

Jogja-KoPi|Setelah Gunung...

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi| Gunung Merapi...

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran Persediaan Beras, Gula, dan Minyak Goreng di Yogyakarta Aman.

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran …

Jogja-KoPi| Perum Bulog d...

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Prev Next

Taman ini saksi omong kosong Jokowi

Taman ini saksi omong kosong Jokowi

Jakarta - KoPi | Menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, 2013 lalu Jokowi sibuk dengan aksi blusukan. Kampanye bakal calon presiden  yang dilakukan untuk mencari pendukung kerap dilakukan. Cipedak Jakarta Selatan salah satu lokasi kampanye yang disambangi. Sayangnya, blusukan yang dilakukan hanya sekedar omong kosong belaka.

Untuk menaikan tahta menduduki kursi presiden, janji Jokowi hanya menjadi hangat hangat tahi ayam. Taman ini salah satu saksi omong kosong kampanye Jokowi.

Pada 2013 lalu, Jokowi yang masih menjabat sebagai Gubernur Jakarta mendatangi lokasi di Cipedak Jagakarsa. Dalam aksi blusukan yang dilakukannya, ia menjanjikan masyarakat Jakarta untuk membangun sebuah taman besar.
Sampai saat ini, lahan seluas 8.800 meter itu tidak terusik tangan pemerintah. Bahkan kerap menjadi sarang ular kobra.

“Pernah orang dinas dateng kesini, nanem pohon kamboja. Abis gitu ditinggal gitu aja” Ujar Agus salah satu warga sekitar.
Terlihat beberapa pohon kamboja tidak berbunga bahkan kering dengan sendirinya. Bahkan taman itu hanya terisi oleh pohon pisang yang dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar.

Realisasi yang ditunggu masyarakat saat memilihnya sebagai presiden saat itu ternyata hanya menjadi janji palsu yang entah kapan akan diturutinya.

Padahal jika taman itu segera digarap dan dirawat akan menjadi paru paru polusi Jakarta. Kota yang padat pembangunan ini butuh tempat penyejukan. Salah satunya adalah Taman kota.

Tidak hanya itu, taman tersebut akan menjadi lokasi wisata. Sehingga Jakarta akan memiliki tempat wisata baru untuk kepenatan masyarakatnya. Taman tersebut  juga akan membantu perekonomian masyarakat sekitarnya.

“Semoga pemerintahan selanjutnya gak kayak Jokowi. Blusukan tapi gak ada realisasi. Kita butuh aksi bukan Cuma janji” tutur Agus. | Labibah

back to top