Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Taman Budaya Yogyakarta gelar kethoprak kolosal

Taman Budaya Yogyakarta gelar kethoprak kolosal

Siaran Perss


Taman Budaya Yogyakarta (TBY) sebagai UPTD Dinas Kebudayaan DIY akan menggelar pentas Ketoprak Kolosal 2014 di Concert Hall, Jumat-Sabtu (8-9/8). Pergelaran yang melibatkan 400 seniman ketoprak se-DIY akan menggarap karya SH Mintardjo   dengan cerita 'Sumunaring Surya Ing Gagat Rahina'.

"Program yang pertama kali diselenggarakan oleh TBY ini bertolak dari pemikiran untuk menghidupkan seni kethoprak di Yogyakarta yang kurang berkembang dengan baik. Ketoprak kolosal di Yogyakarta hampir tidak pernah diselenggarakan. Padahal Yogyakarta memiliki seniman-seniman ketoprak handal dengan karya-karya yang layak dibanggakan," ujar Drs Diah Tutuko Suryandaru, Kepala TBY kepada KRJogja.com, Senin (4/8).

Disebutkan, potensi ini layak dikembangkan dan di sebarluaskan kepada generasi muda yang kurang mengenal seni kethoprak. Untuk itu, pergelaran Ketoprak Kolosal ini diharapkan mampu melahirkan sebuah karya yang layak diapresiasi masyarakat dan mampu menarik generasi muda untuk belajar ketoprak.

Dalam cerita 'Sumunaring Surya Ing Gagat Rahina' bakal dimain dua malam berturut-turut. Malam pertama naskah karya  karya SH Mintardjo akan diadatasi menjadi naskah Ketoprak Konvensional oleh Tantida Isa.
Lakon ini bakal digarap oleh tim sutradara Drs Susilo Nugroho, Widayat, Bambang Paningron, Nano Asmorodhono, Puntung CM Pudjadi dan Toelis Semero.

Sedang malam kedua cerita yang sama diadaptasi menjadi lakon 'Lingsir' dengan penulis Surya Anantya, dengan tim sutradara Ari Purnomo, RM Altiyanto Hermawan, Anter Asmaratedja, Herwiyanto, Gondol Sumargiyono dan Herry Limboex.

"Melalui Pergelaran Kethoprak Kolosal ini, TBY berkomitmen agar seni kethoprak menjadi salah satu seni yang akan terus dikembangkan. Dengan begitu akan semakin mengukuhkan Yogyakarta sebagai kota budaya. Dengan tumbuh dan berkembangnya seni ketoprak di Yogyakarta niscaya memiliki pengaruh yang positif terhadap perkembangan seni di Yogyakarta," tegas Diah.(*)

back to top