Menu
Raih Doktor Usai Meneliti Transformasi Budaya Organisasi Perguruan Tinggi

Raih Doktor Usai Meneliti Transform…

Jogja-KoPi| Transformasi ...

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Prev Next

Talk Show Dr. Oz menyesatkan ?

Dr. Mehmet C. Oz, chairman and professor of surgery, Columbia University College of Physicians and Surgeons, testifies on Capitol Hill on June 17, 2014, before a Senate subcommittee. (AP Photo/Lauren Victoria Burke) Dr. Mehmet C. Oz, chairman and professor of surgery, Columbia University College of Physicians and Surgeons, testifies on Capitol Hill on June 17, 2014, before a Senate subcommittee. (AP Photo/Lauren Victoria Burke)

KoPi|"Menyesatkan, tidak masuk akal dan sangat terburuk" begitulah ungkapan Julia Belluz  selama bertahun-tahun mengikuti  nasihat medis Dr Mehmet Oz, tulisnya di Vox.com.

Dia merujuk pada penelitian yang diterbitkan oleh British Medical Journal yang menganalisis rekomendasi kesehatan dari Oz sindikasi TV talk show, terkait nugget populer dari The Doctors.

Para peneliti menemukan sekitar setengah dari saran yang ditawarkan oleh acara ini bertentangan dengan studi ilmiah dan tidak memiliki bukti diverifikasi. Serta berpotensi, menimbulkan konflik antar kepentingan tertentu.

Penelitian mengamati 40 episode secara acak dari setiap acara. Meskipun pernyataan Belluz jelas mengatakan ‘saran kesehatan terburuk’- hal ini dilakukan untuk mendapatkan hasil yang berimbang. Secara umum, setiap episode banyak menawarkan rekomendasi kesehatan, peneliti mampu menyisihkan 479 kesehatan dari nasheat Dr. Acara Oz dan 445 dari The Doctors. Sebagian besar saran memberikan nasihat medis umum, termasuk tips diet.

Tapi secara umum besarnya manfaat, kekurangan, dan biaya tertentu diabaikan dalam studi ini. Kesimpulan peneliti? "Konsumen harus skeptis," dan kita harus bertanya pada diri sendiri "apakah kita harus mengharapkan talk show medis untuk menyediakan lebih dari hiburan. | Foxnews.com|Winda Efanur FS|

back to top