Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Talk Show Dr. Oz menyesatkan ?

Dr. Mehmet C. Oz, chairman and professor of surgery, Columbia University College of Physicians and Surgeons, testifies on Capitol Hill on June 17, 2014, before a Senate subcommittee. (AP Photo/Lauren Victoria Burke) Dr. Mehmet C. Oz, chairman and professor of surgery, Columbia University College of Physicians and Surgeons, testifies on Capitol Hill on June 17, 2014, before a Senate subcommittee. (AP Photo/Lauren Victoria Burke)

KoPi|"Menyesatkan, tidak masuk akal dan sangat terburuk" begitulah ungkapan Julia Belluz  selama bertahun-tahun mengikuti  nasihat medis Dr Mehmet Oz, tulisnya di Vox.com.

Dia merujuk pada penelitian yang diterbitkan oleh British Medical Journal yang menganalisis rekomendasi kesehatan dari Oz sindikasi TV talk show, terkait nugget populer dari The Doctors.

Para peneliti menemukan sekitar setengah dari saran yang ditawarkan oleh acara ini bertentangan dengan studi ilmiah dan tidak memiliki bukti diverifikasi. Serta berpotensi, menimbulkan konflik antar kepentingan tertentu.

Penelitian mengamati 40 episode secara acak dari setiap acara. Meskipun pernyataan Belluz jelas mengatakan ‘saran kesehatan terburuk’- hal ini dilakukan untuk mendapatkan hasil yang berimbang. Secara umum, setiap episode banyak menawarkan rekomendasi kesehatan, peneliti mampu menyisihkan 479 kesehatan dari nasheat Dr. Acara Oz dan 445 dari The Doctors. Sebagian besar saran memberikan nasihat medis umum, termasuk tips diet.

Tapi secara umum besarnya manfaat, kekurangan, dan biaya tertentu diabaikan dalam studi ini. Kesimpulan peneliti? "Konsumen harus skeptis," dan kita harus bertanya pada diri sendiri "apakah kita harus mengharapkan talk show medis untuk menyediakan lebih dari hiburan. | Foxnews.com|Winda Efanur FS|

back to top