Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Takut jarum suntik? Sekarang jangan takut lagi!

Takut jarum suntik? Sekarang jangan takut lagi!

KoPi-Atlanta, 1 dari 10 orang akan yang lari atau takut jika mendengar atau melihat “jarum suntik”. Padahal jika ke dokter, setiap pasien dipastikan akan menerima jarum suntik jika berobat. Namun, saat ini ada penemuan baru “plaster” yang bisa menggantikan fungsi jarum suntik.

Penemuan tersebut dikembangkan oleh Gergio Institute of Technology. Dalam plaster tersebut terdapat jarum yang sangat kecil yang dengan mudah bisa ditempelkan pada kulit sehingga pasien tidak akan merasakan sakit seperti ketika disuntik dengan jarum suntik.

Mark Prauznits, Profesor ahli Biomolear Enginering, sang ketua tim penelitian tersebut berkata kepada Reuters “ketakutan akan jarum suntik yang menakutkan akan segera berakhir.”

Jarum-jarum kecil pada plaster tersebut akan berisi obat dan menembus lapisan kulit terluar dan diklaim akan lebih efektif dalam mengelola tekanan suntik dari pada jarum suntik biasa, yang masukkan ke dalam salah satu jaringan tubuh.

Selain itu, plaster tersebut juga akan member manfaat lain. Bagi para latrophobia (orang yang takut dokter) bisa berobat dengan dirinya sendiri dengan cara menempel plaster yang telah berisi obat tersebut.

(Fahrurrazi)
Sumber: News.com.au

back to top