Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Takut jarum suntik? Sekarang jangan takut lagi!

Takut jarum suntik? Sekarang jangan takut lagi!

KoPi-Atlanta, 1 dari 10 orang akan yang lari atau takut jika mendengar atau melihat “jarum suntik”. Padahal jika ke dokter, setiap pasien dipastikan akan menerima jarum suntik jika berobat. Namun, saat ini ada penemuan baru “plaster” yang bisa menggantikan fungsi jarum suntik.

Penemuan tersebut dikembangkan oleh Gergio Institute of Technology. Dalam plaster tersebut terdapat jarum yang sangat kecil yang dengan mudah bisa ditempelkan pada kulit sehingga pasien tidak akan merasakan sakit seperti ketika disuntik dengan jarum suntik.

Mark Prauznits, Profesor ahli Biomolear Enginering, sang ketua tim penelitian tersebut berkata kepada Reuters “ketakutan akan jarum suntik yang menakutkan akan segera berakhir.”

Jarum-jarum kecil pada plaster tersebut akan berisi obat dan menembus lapisan kulit terluar dan diklaim akan lebih efektif dalam mengelola tekanan suntik dari pada jarum suntik biasa, yang masukkan ke dalam salah satu jaringan tubuh.

Selain itu, plaster tersebut juga akan member manfaat lain. Bagi para latrophobia (orang yang takut dokter) bisa berobat dengan dirinya sendiri dengan cara menempel plaster yang telah berisi obat tersebut.

(Fahrurrazi)
Sumber: News.com.au

back to top