Menu
Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi| Gunung Merapi...

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran Persediaan Beras, Gula, dan Minyak Goreng di Yogyakarta Aman.

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran …

Jogja-KoPi| Perum Bulog d...

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Prev Next

Tak ada untungnya, HMI serukan Freepot kembali ke Indonesia

Tak ada untungnya, HMI serukan Freepot kembali ke Indonesia

Jogjakarta-KoPi| “Sejak tahun 1967 Freeport telah berjalan di negeri ini selama 42 tahun, namun keuntungan freeport masih terjadi ketimpangan, keuntungan yang didapat Freeport tidak sebanding lurus dengan pemasukan yang diperoleh oleh Negara, ujar Eko Prasetyanto selaku Kordinator Lapangan gerakan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) saat melakukan aksi di nol Km Yogyakarta (28/12).

Eko Prasetyanto menambahkan PT. Freeport menimbulkan berbagai masalah, terutama dalam hal penerimaan Negara yang tidak optimal, hingga pemerintah daerah juga ikut terlibat dalam hal memanipulasi data saat pelaporan pada Negara.

Selain itu BUMN sebagai perwakilan negara seolah membiarkan dengan kerusakan alam akibat penambangan Freeport, seperti rusaknya bentang alam pegunungan di Graseberg dan Erstberg.

Konflik rusaknya ekologi pun merambah pada persoalan masyarakat setempat. Warga Papua seringkali menjadi korban kemanusiaan HAM. seperti kasus pelanggaran HAM yang terjadi di kawasan Timika, disebabkan karena alih fungsi lahan perburuan menjadi lahan industrialisasi.

Melihat kemudharatan Freeport, Eko menegaskan bangsa Indonesia segera menasionalkan Freeport. Pemerintah Indonesia harus membuat peraturan baru yang tentunya untuk memeperkuat bangsa Indonesia dalam pembagian hasil ataupun pemasukan Negara dari sebelumnya, tambah Eko. |Cucuk Armanto|

back to top