Menu
Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen Air Hujan

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen A…

Jogja-KoPi| Pakar Hidrolo...

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkatan Kompetitifitas Produk Agrikultur

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkat…

Bantul-KoPI|Pada tahun 20...

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

Oleh Moh. Mudzakkir(Dosen...

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi Swasta Sumbangkan Kaum Intelektual di Jatim

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi …

Surabaya-KoPi| Sebanyak 2...

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar Banyak Terserang Ispa

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar …

Lombok-KoPi| Sebanyak 30 ...

Prev Next

Tahun 2014 tahun paling mematikan bagi Irak

Tahun 2014 tahun paling mematikan bagi Irak

Baghdad-KoPi| Misi Bantuan PBB untuk Irak (UNAMI) mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Senin. Sebanyak 1.031 warga Irak tewas dan 1.684 lainnya terluka dalam serangan teroris dan kekerasan selama bulan Mei di Irak.

Sebanyak 665 warga sipil, termasuk 59 polisi, dan 366 pasukan keamanan Irak personel tewas, sementara 1.313 warga sipil lainnya, termasuk 86 polisi, dan 371 anggota keamanan terluka.

Namun The UNAMI mengecualikan korban di provinsi Anbar di mana bentrokan sengit yang berlangsung antara pasukan Irak dan Negara Islam (IS) kelompok militan.

Ia menambahkan bahwa ada jumlah yang tidak diketahui dari orang yang meninggal akibat efek sekunder kekerasan setelah melarikan diri dari rumah mereka karena, kekurangan air, makanan, obat-obatan dan perawatan kesehatan.

Ibukota Baghdad adalah provinsi terparah, dengan 343 warga sipil tewas, 701 lainnya terluka, pernyataan itu mencatat, diikuti oleh provinsi Diyala, Salahudin, Nineveh dan Kirkuk.

"Saat ini perkembangan di dalam dan sekitar kota Ramadi dan di provinsi Anbar sekali lagi menunjukkan konsekuensi serius dari tindakan IS bagi warga sipil.

Seperti sekitar 237.786 orang telah mengungsi dari dan dalam provinsi Anbar sampai saat ini, sementara ribuan orang tewas dan terluka, dengan cara yang sadis. Situasi keamanan di Irak telah secara drastis memburuk sejak Juni lalu, ketika bentrokan berdarah pecah antara pasukan keamanan Irak dan ratusan militan dari IS.

Sebelumnya, laporan PBB mengatakan 2.014 telah menyaksikan beberapa kekerasan terburuk dalam beberapa tahun, setidaknya 12.282 warga sipil tewas dan 23.126 lainnya terluka, sehingga tahun paling mematikan sepanjang tahun 2006-2007. |Winda Efanur FS|

back to top