Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Tahun 2014 tahun paling mematikan bagi Irak

Tahun 2014 tahun paling mematikan bagi Irak

Baghdad-KoPi| Misi Bantuan PBB untuk Irak (UNAMI) mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Senin. Sebanyak 1.031 warga Irak tewas dan 1.684 lainnya terluka dalam serangan teroris dan kekerasan selama bulan Mei di Irak.

Sebanyak 665 warga sipil, termasuk 59 polisi, dan 366 pasukan keamanan Irak personel tewas, sementara 1.313 warga sipil lainnya, termasuk 86 polisi, dan 371 anggota keamanan terluka.

Namun The UNAMI mengecualikan korban di provinsi Anbar di mana bentrokan sengit yang berlangsung antara pasukan Irak dan Negara Islam (IS) kelompok militan.

Ia menambahkan bahwa ada jumlah yang tidak diketahui dari orang yang meninggal akibat efek sekunder kekerasan setelah melarikan diri dari rumah mereka karena, kekurangan air, makanan, obat-obatan dan perawatan kesehatan.

Ibukota Baghdad adalah provinsi terparah, dengan 343 warga sipil tewas, 701 lainnya terluka, pernyataan itu mencatat, diikuti oleh provinsi Diyala, Salahudin, Nineveh dan Kirkuk.

"Saat ini perkembangan di dalam dan sekitar kota Ramadi dan di provinsi Anbar sekali lagi menunjukkan konsekuensi serius dari tindakan IS bagi warga sipil.

Seperti sekitar 237.786 orang telah mengungsi dari dan dalam provinsi Anbar sampai saat ini, sementara ribuan orang tewas dan terluka, dengan cara yang sadis. Situasi keamanan di Irak telah secara drastis memburuk sejak Juni lalu, ketika bentrokan berdarah pecah antara pasukan keamanan Irak dan ratusan militan dari IS.

Sebelumnya, laporan PBB mengatakan 2.014 telah menyaksikan beberapa kekerasan terburuk dalam beberapa tahun, setidaknya 12.282 warga sipil tewas dan 23.126 lainnya terluka, sehingga tahun paling mematikan sepanjang tahun 2006-2007. |Winda Efanur FS|

back to top