Menu
Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ketat Dengan Terjunnya 29 Ekor Anjing Pelacak dan Body Scanner.

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ke…

Sleman-KoPi| Komandan sat...

Prev Next

Syria konflik, perempuan dilecehkan dan siksa

Syria konflik, perempuan dilecehkan dan siksa

Beirut-KoPi, Banyak perempuan yang menjadi korban penangkapan sewenang-sewenang, penyiksaan, pelecehan dan diskriminasi di tangan pasukan pemerintah Syria atau pun pemberontak dalam konflik Syria yang sudah berlangsung 3 tahun, Pemerhati Hak Asasi Manusia Human Rights Watch mengatakan dalam sebuah laporan.

Pemerhati HAM yang berbasis di New York mendesak masyarakat nternasional untuk “menahan mereka yang bertanggung jawab atas laporan pelanggaran tersebut.”

“Para perempuan tidak bisa menghindari segala aspek kebrutalan konflik di Syria, mereka bukanlah hanya korban pasif,” kata Liesl Gerntholtz direktur HAM perempuan di HRW.

Kelompok tersebut: “Para perempuan yang telah sewenang-wenang ditangkap dan ditahan, disiksa secara fisik, dilecehkan dan disiksa selama konflik Syria baik oleh pasukan pemerintah, militant pro-pemerintah dan kelompok bersenjata yang menentang pemerintah.”

Laporan ini berdasarkan pada wawancara dengan para pengungsi perempuan dan pemberi bantuan di Turkim di mana ratusan ribu warga Syria mencari perlindungan akibat perang yang melanda Negara mereka.

(Fahrurrazi)
Sumber: al-Arabiya News

back to top