Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Susu organik dan UHT bisa berbahaya bagi janin

Susu organik dan UHT bisa berbahaya bagi janin

KoPi|Beberapa jenis susu dianggap sangat penting untuk perkembangan janin. Susu yang mengandung yodium dengan jumlah yang tepat sangat membantu perkembangan otak janin. Namun, hati-hati memilih susu. Pasalnya wanita hamil yang beralih mengkonsumsi susu organik yang dianggap "lebih sehat" ternyata beresiko membahayakan janin mereka.

Menurut penelitian University of Reading susu organik hanya mengandung yodium sepertiga dari susu yang diproduksi secara konvensional. Kandungan yang sama juga ditemukan pada jenis susu UHT.

Susu bisa dikatakan sebagai penghasil yodium yang sangat tinggi. Yodium sangatlah penting untuk perkembangan otak bayi, terutama di saat awal kehamilan. Penelitian sebelumnya telah menemukan bahwa calon ibu yang kekurangan yodium akan melahirkan anak dengan IQ yang rendah.

Kepala peneliti Prof lan Givens mengatakan “Semakin banyak orang yang membeli susu organik dan UHT demi kesehatan. Tetapi, penelitian kami menunjukkan bahwa tren ini dapat berimplikasi serius pada kesehatan. Kekurangan yodium merupakan masalah besar pada masa lalu. Jika situasi ini tidak diawasi dengan hati-hati, kita beresiko berjalan tanpa sadar menuju krisis kesehatan baru pada abad ke 21.”

“Susu Organik dan UHT tidaklah buruk dan meminum semua jenis susu memiliki keuntungan bagi kesehatan. Tapi untuk mendapatkan yodium dengan takaran yang sama dengan susu konvensional, anda harus meminum susu UHT ataupun Organik dengan jumlah yang lebih banyak tiap harinya,” lanjut Givens.

Kekurangan yodium pernah terjadi di Inggris pada tahun 1930 dan 1940, menyebabkan ratusan hingga ribuan orang terkena penyakit gondok. Penyakit gondok terjadi karena kekurangan yodium dan pembekangkan kelenjar tiroid pada tenggorokan.

Dr Sarah Bath, peneliti kesehatan di Universitas Surrey, mengatakan: "Meskipun ada keterbatasan dalam penelitian ini, konsentrasi yodium yang rendah pada susu organik mungkin berimplikasi pada resiko kekurangan yodium, karena susu dan produk susu merupakan sumber utama yodium dalam makanan."

"Namun, penelitian ini tidak memiliki mengukur status yodium pada individu, sehingga kami tidak dapat menyimpulkan bahwa mereka yang mengkonsumsi susu organik memiliki yodium rendah. Hal itu tergantung pada kuantitas susu organik yang dikonsumsi dan asupan makanan kaya yodium lainnya (seperti ikan). |The guardian|Meiga Dwi A

back to top