Menu
Raih Doktor Usai Meneliti Transformasi Budaya Organisasi Perguruan Tinggi

Raih Doktor Usai Meneliti Transform…

Jogja-KoPi| Transformasi ...

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Prev Next

Susi ingin kerjasama dengan Norwegia

Susi ingin kerjasama dengan Norwegia

Jakarta-KoPi- Merasa mendapatkan wawasan yang baik dari pengalaman Norwegia tentang pengembangan budidaya perairan atau akuakultur, Susi merasa sangat perlu belajar dari negara itu. Demikian Susi menyampaikan keinginannya.

Dalam bahasa Inggris, Menteri Kelautan dan perikanan itu meyakinkan bahwa belajar dari pengalaman Norwegia kita kan mencapai keberhasilan -yang semula nol akan menjadi 10 juta Dolar Amerika Serikat, katanya penuh optimis.

Duta Besar Norwegia untuk Indonesia Stig Traavik mengatakan, Norwegia pada 1980 tidak mengekspor hasil laut dan perikanan sama sekali. Namun, dengan pengembangan akuakultur, angka ekspor Norwegia pada tahun 2013 mencapai 10 miliar dollar AS.

Menteri yang dianggap kontroversi itu menganggap penting melakukan kerjasama dengan Norwegia saat ini.  Untuk itu  Idonesia akan menjajaki kemungkinan kerjasama, diantaranya, pebudiyaan ikan Baramundi dan Tuna Yellowfin, di Yapen, Papua Barat.

Menurut Susi, kerjasama dengan Norwegia menguntungkan tidak saja soal pembudiayaan perikanan, tetapi juga Norwegia memiliki komitmen terhadap terjaganya lingkungan hidup.

"Saya yakin, dengan luas wilayah perairan Indonesia yang terdiri dari 17.000 pulau akan menghasilkan angka yang lebih besar. Angka yang menurut saya bakal melebihi ekspor Norwegia tahun lalu yang mencapai 10 miliar dollar AS."

Sementara itu Susi juga menambahakan, "meski dari pengusaha yang bergerak di Industri perikanan, saya merasa pengalaman saya belum cukup untuk mengelolah kekayaan di perairan laut seluruh Indonesia, ekspor hasil kelautan dan perikanan di pantai Pangandaran saja dengan garis pantai sepanjang 91 kilometer mencapai 15-40 juta dollar AS."


back to top