Menu
Mahasiswa UGM Inovasikan Produk Senyawa Atasi Limbah Tambang

Mahasiswa UGM Inovasikan Produk Sen…

Sleman-KoPi| Tim mahasisw...

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letusan Efusif Yang Aman.

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letu…

Jogja-KoPi| Kepala Balai ...

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di Proses Magmatisnya.

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di…

Jogja-KoPi| Balai Penyeli...

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS kepada Korban dan Dampak Terorisme di Jatim

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Emp…

Jatim-KoPi| Gubernur Jati...

Pemerintah Bangun Industri Digital untuk Kurangi Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah Bangun Industri Digital …

Sleman-KoPi| Pemerintah s...

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Pen...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Prev Next

Susah tidur? Ini penyebabnya

Susah tidur? Ini penyebabnya
KoPi | Kesibukan sehari-hari kadang membuat seseorang tertekan. Meskipun tubuh sudah terasa capek, namun banyak orang tetap merasa susah tidur di malam hari. Alhasil, tidur nyenyak jadi kemewahan. Padahal tidur berkualitas bisa jadi kunci kesehatan yang baik. Kadangkala bukan hanya stress saja yang membuat seseorang susah tidur. Kebiasaan yang dilakukan sebelum tidur ternyata berpengaruh besar pada kualitas tidur. Kebiasaan apa saja itu?
 

Terlalu banyak cahaya buatan

Cahaya memang sumber kehidupan. Oleh karena itu, penemuan bola lampu oleh Thomas Alfa Edison dianggap jadi salah satu penemuan terpenting manusia. Namun, keajaiban bola lampu juga membuat kita jadi sulit tidur. Tubuh kita jadi tidak mampu beradaptasi pada kondisi tanpa cahaya setelah matahari terbenam. Akibatnya produksi hormon melatonin pada malam hari terhambat. Hormon melatonin berfungsi mengatur tidur kita, membuat kita merasa mengantuk dan siap untuk tidur. Cahaya buatan membuat tubuh terjaga dan mencegah produksi melatonin.

Tentu kita tak bisa hidup tanpa cahaya lampu. Untuk itu, redupkan atau matikan lampu pada saat menjelang tidur. Selain itu, pasang gorden yang tak tembus cahaya di kamar sehingga cahaya lampu dari luar tidak bisa masuk.

Minum kopi pada sore hari

Kafein bisa bertahan dalam tubuh selama 6 jam. Jika kita minum kopi pada pukul 4 sore, maka hingga pukul 10 malam tubuh kita masih menyimpan kafein dalam dosis tinggi. Akibatnya, produksi hormon melatonin jadi kacau. Sebaiknya hentikan konsumsi kafein pada sore hari. Jika terpaksa, gantilah kopi dengan teh. Teh memiliki kadar kafein lebih rendah daripada kopi. 

Olahraga sebelum tidur

Semua dokter akan setuju bahwa tubuh perlu olahraga. Namun olahraga pada waktu yang tidak tepat justru merugikan metabolisme tubuh. Olahraga pada pagi atau siang hari selain menyehatkan bagus untuk menjaga agar energi kita tetap tinggi. Tapi jangan lakukan olahraga sebelum tidur. Berolahraga sebelum tidur menyebabkan tubuh berusaha menghabiskan kelebihan energi yang terkumpul. Akibatnya kita akan terjaga sepanjang malam.

Tempat tidur terlalu panas

Temperatur tubuh secara otomatis menurun pada saat kita tidur. Itu sebabnya kadang kita terbangun untuk membetulkan letak selimut. Namun, temperatur tubuh sebenarnya juga naik turun selama fase REM (rapid eye movement/fase tidur tak nyenyak). Jika kita tidur di kamar yang panas, kita cenderung terbangun karena temperatur tubuh terus naik. Solusinya: pakailah kaus kaki dan tutupi tangan dengan penutup apa pun, misalnya selimut.

Tidur terlalu larut

Manusia cenderung mengalami fase tidur lelap pada sepertiga malam pertama. Durasinya tergantung pada seberapa cepat kita naik ke tempat tidur. Manusia memasuki fase tidur lelap dan tak lelap setiap 90 menit. Namun selama sepertiga malam pertama kita lebih mudah masuk ke kondisi tidur lelap tanpa REM. Karena itu, tidur pukul 10 malam hingga 6 pagi terasa jauh lebih menyegarkan daripada tidur pukul 1 malam hingga 9 pagi.

Minum alkohol terlalu banyak

Alkohol memang membuat kita mengantuk, namun bukan berarti baik untuk tidur kita. Konsumsi alkohol sebelum tidur akan membuat fase REM berkurang dan membuat seseorang lebih mudah bermimpi buruk.

Terlalu berisik

Banyak orang yang tak bisa tidur saat kondisi lingkungan begitu ramai atau berisik. Solusinya mudah: gunakan penyumbat telinga. Tentu saja hal ini terasa tidak nyaman, tapi ini akan membuat kita lebih mudah memasuki alam tidur.

Tidur siang terlalu lama

Tidur siang bagus untuk mengisi energi, terutama pada siang hari sebelum makan siang. Tapi tidur siang terlalu lama juga berakibat buruk pada tidur malam hari. Batasi waktu tidur siang Anda, paling pendek 20 menit dan paling lama 90 menit, terutama di akhir pekan. Lebih daripada itu akan merusak pola tidur kita.

Mengecek ponsel pada malam hari

Ponsel sudah jadi keseharian manusia jaman sekarang. Dari bangun tidur hingga kembali tidur, ponsel selalu berada di dekat kita. Tahukah Anda, mengecek ponsel adalah hal paling buruk yang bisa dilakukan sebelum tidur? Ponsel, termasuk laptop dan komputer, mengeluarkan gelombang cahaya biru yang membuat kita terjaga. Cahaya tersebut memblokir produksi hormon melatonin, serta membuat tubuh melepaskan hormon kortisol dan dopamin (hormon yang membuat kita bangun pada pagi hari) lebih awal.| Huffington Post

 

back to top