Menu
Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen Air Hujan

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen A…

Jogja-KoPi| Pakar Hidrolo...

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkatan Kompetitifitas Produk Agrikultur

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkat…

Bantul-KoPI|Pada tahun 20...

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

Oleh Moh. Mudzakkir(Dosen...

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi Swasta Sumbangkan Kaum Intelektual di Jatim

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi …

Surabaya-KoPi| Sebanyak 2...

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar Banyak Terserang Ispa

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar …

Lombok-KoPi| Sebanyak 30 ...

Prev Next

Surat Terbuka Untuk Gubenur Jatim

Surat Terbuka Untuk Gubenur Jatim

Surabaya, 16 September 2015
Nomor : 90/A/IX/2015
Lampiran : 1 berkas
Perihal : Cabut Ijin Jembatan di Sungai Avour Wonorejo

Kepada Yth
Gubernur Jawa Timur
Di
Surabaya

Dengan Hormat,
Melalui kesempatan ini perkenankan kami mohon kepada Gubernur Jawa Timur untuk mencabut Surat Ijin Pemakaian Tanah Pengairan P2T/17/05.01/01/VI/2015 tanggal 26 Juni 2015 yang dikeluarkan oleh UPT Pelayanan Perizinan Terpadu Propinsi Jawa Timur karena Tanah Pengairan tersebut masuk dalam kawasan konservasi/kawasan lindung Pantai Timur Surabaya. Tanah Pengairan yang dimaksud terletak di sempadan Sungai Avour Wonorejo, Rungkut, Surabaya yang akan dibangun jembatan untuk akses ke perumahan yang sedang dibangun dikawasan tersebut. Ada beberapa pertimbang yang perlu diketahui terkait permohonan kami agar Surat Ijin Pemakaian Tanah Pengairan tersebut dicabut yaitu antara lain:

1. Tanah Pengairan di titik koordinat kan dibangun jembatan tersebut termasuk dalam kawasan konservasi atau kawasan lindungi Pantai Timur Surabaya yang sudah ditetapkan dalam Perda Kota Surabaya nomor 12 tahun 2014 tentang RTRW Kota Surabaya tahun 2014-2034.

2. Dalam Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 5 tahun 2012 tentang Jenis Usaha dan/atau Kegiatan Yang Wajib Memiliki Analisa Mengenai Dampak Lingkungan Hidup (AMDAL), Pasal 3 (1) Rencana usaha dan/atau kegiatan yang dilakukan a). Di dalam kawasan lindung; dan/atau b). Berbatasan langsung dengan kawasan lindung, wajib memiliki Amdal. Faktanya, kegiatan pembangunan perumahan, termasuk pembangunan jembatan tersebut belum dilengkapi kajian AMDAL, pengembang perumahan hanya memiliki UKL-UPL, namun kegiatan terus dilakukan.

3. Walaupun belum dilengkapi kajian AMDAL sebagaimana diamanatkan peraturan perundang-undangan yang berlaku, namun kegiatan pembangunan perumahan tersebut sudah dilakukan, termasuk pembangunan Jembatan di dalam kawasan konservasi/kawasan lindung. Bahkan pembangunan jembatan sudah membabat puluh pohon mangrove berusia 3-7 tahun di dalam kawasan konservasi/kawasan lindung. Pohon yang ditebang termasuk pohon yang ditanam oleh masyarakat Surabaya dengan beberapa perusahaan antara lain PT Pos Indonesia, PT PGN, Perum Jasa Tirta, PT Astra Tbk, PT PLN Jawa Bali dan lain-lain pada peringatan HUT Surabaya 27 Mei 2012.

4. Dalam hearing di Komisi A DPRD Kota Surabaya, Jumat 11 September 2015 yang dihadiri Bapeko, Dinas PU Cipta Karya, Dinas Pertanian, BLH, Satpol PP, Pengembang dan Nol Sampah Surabaya disepakati, kegiatan di perumahan dihentikan sampai ada ijin dari Badan Lingkungan Hidup Kota Surabaya.

5. Untuk diketahui Kawasan Konservasi/Kawasan Lindung Pantai Timur Surabaya Kawasan Wonorejo, Rungkut, Surabaya sudah ditetapkan Wetland Internasional, Birlife International dan LSM Pengamat Burung di Dunia sebagai daerah penting bagi burung (Import Bird Area). Daerah penting bagi burung merupakan daerah yang secara internasional penting bagi pelestarian keanekaragaman hayati, baik pada tingkat global, regional maupun sub-regional, serta merupakan alat yang praktis untuk pelestarian keanakeragaman hayati. Pamurbaya salah satu dari 53 kawasan penting bagi burung (import bird area) di pulau Jawa. 15 kawasan diantaranya berada di Jawa Timur. (http://www.birdlife.org/datazone/sitefactsheet.php?id=15884)

6. Perumahan di kawasan Wonorejo, Rungkut Surabaya sebelumnya adalah kawasan hutan mangrove (sempadan sungai) dan tambak yang merupakan habitat, baik sebagai tempat tinggal, asuhan, mencari pakan maupun istirahat bagi satwa liar seperti Monyet ekor panjang, berang-berang, reptil, burung dan serangga. Berdasarkan data Yapeka (2012) di Pamurbaya ada 53 spesies serangga, 7 spesies mamalia diantaranya monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) dan musang (Paradoxurus sp), 18 spesies ikan, dan 7 spesies crustaceae, serta beragam jenis reptil.

7. Sementara itu data Kutilang dan Data Pengamat Burung di Surabaya hingga 2014 tercatat di Pamurbaya (terutama Wonorejo) pernah ditemukan Tercatat ada 148 jenis burung yang pernah dilihat di hutan mangrove Pamurbaya, , 84 spesies burung merupakan penghuni tetap, dan 12 spesies diantara termasuk jenis yang dilindungi. Juga ada 44 jenis burung migran yang singgah Pamurbaya.

8. Kawasan Wonorejo merupakn salah satu daerah persinggahan bagi burung mingran. Ribuang burung migran setiap tahun singgah di kawasan Wonorejo, baiuk di areal pertambakan, maupun muara sungai dan pesisir. Burung migran sangat sensitif terhadap perubahan lingkungan di daerah yang akan disinggahi.

9. Di hutan mangrove Pamurbaya juga ditemukan satu jenis burung yang termasuk langka dan hampir punah yaitu bubut jawa  (Centropus nigrorufus). Menurut lembaga konservasi internasional IUCN, bubut jawa termasuk dalam salah satu burung langka yang diperkirakan mengalami kepunahan dalam jangka waktu 10 tahun mendatang,

Demikian Surat Terbuka ini kami ajukan, atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.
Hormat Kami

Hermawan Some
Koordinator


Tembusan Kepada YTH
1. Ketua DPRD Propinsi Jawa Timur
2. Ketua Komisi D DPRD Propnsi Jawa Timur
3. Kepala UPT P2T Propinsi Jawa Timur
4. Walikota Surabaya

back to top