Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Surat Kartini: Kepada Nyonya van Kol #20

Surat Kartini: Kepada Nyonya van Kol #20

1 Agustus 1903

Sepatah kata akan mengabarkan selekas-lekasnya kepada nyonya tentang perubahan baru dalam nasib hidup saya. Saya akan melakukan kewajiban kami yang mulia itu....seorang laki-laki yang cakap, mulia, akan mendampingi saya dalam usaha saya untuk bekerja bagi keperluan bangsa ini.

Dalam hal ini dia sudah jauh lebih banyak usahanya daripada saya. Dia sudah berjasa, sedang saya sendiri masih harus mulai. Dia seorang penyayang dan baik hati. Selain berbudi, otaknya tajam dan cair.

Dia sudah pernah ke sana --ke tempat yang sangat didambakan oleh calon istrinya ini, tapi tidak dibolehkan oleh bangsanya, yaitu negeri Belanda.

Ini perubahan yang sangat besar. Saling bantu dan bertukar pikiran di antara kami berdua akan merupakan jalan yang paling pendek menuju arah perwujudan cita-cita kami demi keselamatan bangsa kami.

Nyonya belum tahu siapa tunangan saya itu. Dia adalah Raden Adipati Djojo Adiningrat, Bupati Rembang. Sekian saja dulu! Segera saya akan menulis lagi, dan mudah-mudahan dengan panjang lebar.

back to top