Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Sultan Hamengkubuwana X meresmikan videotron population clock milik PSKK UGM

Sultan Hamengkubuwana X meresmikan videotron population clock milik PSKK UGM

Jogja-KoPi| Sultan Hamengkubuwana X meresmikan videotron population clock milik Pusat Studi Kependudukan dan Kebijakan (PSKK) Universitas Gadjah Mada (UGM) di halaman depan gedung Masri Singarimbun, PSKK UGM Yogyakarta, Selasa (16/5).

Videotronik ini menampilkan data tentang jumlah penduduk baik di tingkat global, nasional, maupun di tingkat lokal, khususnya di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Untuk tingkat global, data jumlah penduduk bersumber dari data Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), sedangkan untuk tingkat nasional dan DIY bersumber dari data Badan Pusat Statistik (BPS).

Perubahan jumlah penduduk ditransfer oleh sistem videotron ke dalam frekuensi waktu yang lebih pendek, detik, menit, dan jam melalui proyeksi kependudukan pada tahun tertentu.

Kepala PSKK UGM, Agus Heruanto Hadna, M.Si mengatakan Videotron Population Clock merupakan bagian dari edukasi bagi masyarakat (public education).

Selanjutnya, Agus berharap dengan adanya videotron akan muncul perhatian sekaligus kesadaran akan pentingnya isu-isu kependudukan. Ini dikarenakan masih rendahnya tingkat kesadaran masyarakat terhadap isu kependudukan.

Menurutnya, bukan hanya orang awam, para pemangku kebijakan serta akademisi pun seringkali tidak begitu perhatian terhadap data maupun isu-isu kependudukan

Padahal, di tingkat global, Pembangunan Berwawasan Kependudukan (PBK) atau people centered development telah menjadi dasar pembangunan di semua negara di dunia sesuai yang dimandatkan dalam Konferensi Kependudukan Dunia (ICPD) di Kairo 1994 silam.

Oleh karena itu, sudah saatnya untuk menempatkan kembali kependudukan sebagai arus utama pembangunan.

"Hal ini penting untuk terus diwacanakan karena berada di level proses yang akan memengaruhi pembangunan manusia. Keberhasilan pembangunan di dalam pembangunan berwawasan kependudukan akan memengaruhi keberhasilan di dalam pembangunan manusia", pungkasnya.

back to top