Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Sultan Hadiwijaya vs Panembahan Senopati di JEC

Sultan Hadiwijaya vs Panembahan Senopati di JEC

Jogjakarta-KoPi| Pasukan Sultan Hadiwijaya Kerajaan Pajang menyerang pasukan Panembahan Senopati Kerajaan Mataram. Keinginan Panembahan Senapati melepaskan diri dari Pajang, menyulut pertentangan yang berujung peperangan.

Secara dramatik Polemik Kerajaan Pajang dengan Kerajaan Mataram terjadi begitu menegangangkan. Pagelaran "Sumunaring Surya Ing Gagat Rahina" kerajaan Mataram dengan Kerajaan Pajang terjadi di panggung sederhana Jogja Ekspo Center.

Pagelaran bertajuk perebutan kekuasaan tersebut secara apik dimainkan oleh salah satu retail fashion baju dan sepatu Solo. Selama dua jam sejak pukul 15.30-17.30 WIB.

Menurut ketua panitia, Andry Widyanto pihaknya rutin menyelenggarakan pagelaran seni setiap empat tahun sekali. Sebagai bentuk upaya kepedulian toko fashion terhadap pelestarian seni Jawa.

Khusus pada tahun 2016, mempertotonkan kisah Panembahan Senapati dan Sultan Hadiwijaya. Mengandung pesan tentang suatu kekuasaan dan kepribadian sosok pemimpin.

"Pemimpin kami secara 40 tahun mengendalikan perusahaan, ini terkait dengan tema cerita yang diangkat. Kesempatan sosok pemimpin muda yang memimpin. Punya kepribadian baik, dan bijaksana," jelas Andry di sela pagelaran Sumunaring Surya ing Gagat Rahina pada tanggal 31 Januari 2016.

Andry juga menambahkan para pemain pagelaran seluruhnya dari karyawan group fashion. Berjumlah sebanyak 120 orang.

"Pemain dari kalangan internal karyawan, kami melakukan seleksi terlebih dahulu. Latihannya selama tiga bulan", kata Andry.

Pagelaran ini bekerjasama denan Bondan Nusantara selaku sutradara dan Anter Sumorotejo selaku koreografer.

back to top