Menu
Bupati dan Walikota Harus Mengacu dengan Visi Misi Presiden

Bupati dan Walikota Harus Mengacu d…

Surabaya-KoPi| Bupati dan...

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis Soprema 2018 untuk Sociopreneur Muda dari 16 Provinsi Indonesia

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis S…

Jogja-KoPi| Rangkaian gel...

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi Bisa Dilatih

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi …

Jogja-KoPi| Pakar Manajem...

Raih Doktor Usai Meneliti Transformasi Budaya Organisasi Perguruan Tinggi

Raih Doktor Usai Meneliti Transform…

Jogja-KoPi| Transformasi ...

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Prev Next

Suhu sangat panas atau dingin, akan banyak kematian

Suhu sangat panas atau dingin, akan banyak kematian

Berlin-KoPi, Jika suhu sangat tinggi atau rendah, jumlah kematian yang disebabkan oleh gagal jantung atau stroke akan meningkat secara signifikan, sebuah studi menunjukkan, Senin (30/6).

Studi yang dipublikasikan dalam jurnal "Heart" ditulis oleh Helmholtz Zentrum Munich dan German Research Center for Environment.

Menurut Helmholtz Zentrum Munich, statistik terus menunjukkan bahwa jumlah kematian meningkat dalam cuaca panas yang ekstrim, seperti panas pada musim panas tahun 2003 di Eropa Barat telah merenggut sekitar 22.000 jiwa.

Sebuah tim peneliti, setelah memeriksa di tiga kota Bavarian mengenai dampak suhu yang ekstrim terhadap jumlah kematian yang disebabkan oleh penyakit jantung, juga menemukan suhu rendah juga menjadi penyebab kematian.

Sementara itu, studi ini juga menunjukkan bahwa orang-orang terutama tua dipengaruhi oleh cuaca panas atau dingin.

"Temuan kami hasil dari studi kami sebelumnya yang sudah memberi bukti bahwa orang tua dan orang dengan kondisi medis sangat sensitif terhadap panas dan dingin," kata Alexandra Schneider dari Institute of Epidemiology II di Helmholtz Zentrum Munich.

"Kalau kita menyadari efek kesehatan dikarenakan suhu udara, kita dapat mengidentifikasi kelompok yang paling rentan dan mengambil langkah-langkah pencegahan," kata Schneider.

(Fahrurrazi)
Sumber: Xinhuanews

back to top