Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Suhu sangat panas atau dingin, akan banyak kematian

Suhu sangat panas atau dingin, akan banyak kematian

Berlin-KoPi, Jika suhu sangat tinggi atau rendah, jumlah kematian yang disebabkan oleh gagal jantung atau stroke akan meningkat secara signifikan, sebuah studi menunjukkan, Senin (30/6).

Studi yang dipublikasikan dalam jurnal "Heart" ditulis oleh Helmholtz Zentrum Munich dan German Research Center for Environment.

Menurut Helmholtz Zentrum Munich, statistik terus menunjukkan bahwa jumlah kematian meningkat dalam cuaca panas yang ekstrim, seperti panas pada musim panas tahun 2003 di Eropa Barat telah merenggut sekitar 22.000 jiwa.

Sebuah tim peneliti, setelah memeriksa di tiga kota Bavarian mengenai dampak suhu yang ekstrim terhadap jumlah kematian yang disebabkan oleh penyakit jantung, juga menemukan suhu rendah juga menjadi penyebab kematian.

Sementara itu, studi ini juga menunjukkan bahwa orang-orang terutama tua dipengaruhi oleh cuaca panas atau dingin.

"Temuan kami hasil dari studi kami sebelumnya yang sudah memberi bukti bahwa orang tua dan orang dengan kondisi medis sangat sensitif terhadap panas dan dingin," kata Alexandra Schneider dari Institute of Epidemiology II di Helmholtz Zentrum Munich.

"Kalau kita menyadari efek kesehatan dikarenakan suhu udara, kita dapat mengidentifikasi kelompok yang paling rentan dan mengambil langkah-langkah pencegahan," kata Schneider.

(Fahrurrazi)
Sumber: Xinhuanews

back to top