Menu
Inkubasi Tahap 1 Resmi Buka Gelaran Soprema 2018

Inkubasi Tahap 1 Resmi Buka Gelaran…

Jogja-KoPi| Kegiatan Inku...

Lestarikan Budaya Tradisional, UAJY Adakan Lomba Jemparingan

Lestarikan Budaya Tradisional, UAJY…

Jogja-KoPi| Universitas A...

Niagahoster Devcussion 2.0 Dorong ​Web-Professional Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Dorong ​…

Yogyakarta, 25 September ...

Lantik Heru Tjahjono, Pakde Karwo Ingatkan Dua Fungsi Sekda

Lantik Heru Tjahjono, Pakde Karwo I…

Surabaya-KoPi| Sesuai UU ...

Kepa BNPT Ajak Mahasiswa UGM Jauhi Paham Radikal

Kepa BNPT Ajak Mahasiswa UGM Jauhi …

 JogjaKoPi| Kepala B...

Bupati dan Walikota Harus Mengacu dengan Visi Misi Presiden

Bupati dan Walikota Harus Mengacu d…

Surabaya-KoPi| Bupati dan...

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis Soprema 2018 untuk Sociopreneur Muda dari 16 Provinsi Indonesia

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis S…

Jogja-KoPi| Rangkaian gel...

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi Bisa Dilatih

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi …

Jogja-KoPi| Pakar Manajem...

Raih Doktor Usai Meneliti Transformasi Budaya Organisasi Perguruan Tinggi

Raih Doktor Usai Meneliti Transform…

Jogja-KoPi| Transformasi ...

Prev Next

Studi baru, Tanda-Tanda Ajal Penderita Kanker

Studi baru, Tanda-Tanda Ajal Penderita Kanker

KoPi|Menderita kanker begitu menakutkan. Kebanyakan pasien dihantui kematian. Studi baru menemukan cara mengidentifikasi tanda dekatnya ajal bagi penderita kanker. Sekiranya penelitian ini bermanfaat untuk mempersiapkan diri ketika ruh meninggalkan raganya.

Dalam hal ini, para peneliti di University of Texas MD Anderson Cancer Center mengamati subyek mereka dua kali sehari-mencatat 52 tanda fisik dan kognitif saat kondisi paling akut, "Apakah pasien akan mati atau habis, " Jelas Dr David Hui.
Dari 357 pasien yang mereka pelajari, 57 persen meninggal, dan delapan dari 52 tanda-tanda yang dianggap paling dekat dengan kematian datang dalam waktu tiga hari.
Tulis para peneliti, "Tanda-tanda ini yang biasa terlihat dalam tiga hari terakhir hidup dengan frekuensi pada pasien antara 38 persen dan 78 persen." Tanda-tanda tersebut adalah:

     Pupil tidak berfungsi
     Komunikasi lisan
     Rangsangan visual menurun
     Ketidakmampuan untuk menutup kelopak mata
     Melorotnya dari lipatan nasolabial, lipatan senyum menurun
     Leher hiperekstensi
     Mendengkur
     Perdarahan saluran cerna bagian atas

"Mengetahui kapan kematian sudah dekat akan memberikan informasi kepada keluarga agar dapat mengantispasinya," jelas Hui-misalnya, agar tidak kehilangan momen terakhir dengan orang yang dicintai. |foxnews.com|Winda Efaur FS|

back to top